Pasangan Nomor Urut 5
Cakada Dumai Agus Widayat-Maman Janji Bangun Sekolah Wartawan
Sabtu, 29 Agustus 2015 19:08 WIB
DUMAI - Pertumbuhan perusahaan pers di Kota Dumai selama ini mengalami kemajuan dibandingkan dari 11 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Riau, setelah Kota Pekanbaru sebagai ibukota provinsi di daerah ini.
Menindaklanjuti masalah itu, satu pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Dumai Agus Widayat-Maman Supriyadi berhasrat menjadikan daerah ini sebagai kiblat kemajuan jurnalistik di Provinsi Riau dengan rencana membentuk sekolah wartawan.
"Pers maju maka daerah juga akan berkembang, karena proses pembangunan dapat diketahui oleh masyarakat luas berkat dukungan media massa, karena itu kita akan menjadikan Dumai ini sebagai kiblatnya jurnalistik Riau," katanya kepada wartawan, Sabtu.
Dia menyebutkan, Kota Dumai dengan berbagai potensi kepelabuhanan dan keberadaan sejumlah objek vital negara harus didukung penuh dengan peranan media massa dalam menyebarluaskan informasi kepada masyarakat pembacanya.
Calon incumbent yang pernah menjabat Wakil wali kota Dumai ini menambahkan, bahwa program pembangunan daerah oleh pemerintah setempat tidak akan berjalan maksimal tanpa keterlibatan wartawan dalam fungsi kontrol sosial dan pengawasannya.
"Media massa adalah mitra kerja baik dalam proses demokrasi, karena itu harus diperkuat lagi dengan pendirian sekolah khusus mencetak wartawan profesional dan unggul. Itulah yang kita pikirkan kedepannya demo menumbuh kembangkan profesi wartawan handal," ungkapnya.
Memasuki tahap kampanye pilkada 2015, Agus yang berpasangan dengan Maman Supriadi ini lebih memilih melakukan kunjungan ke sejumlah kantor redaksi surat kabar lokal setempat untuk mempererat hubungan silaturahmi dengan awak media.
Sebelumnya, lima pasang calon wali kota peserta Pilkada Dumai ini telah memulai hari pertama kampanye 27 Agustus kemarin dengan mengikuti karnaval keliling kota yang digelar KPU setempat. Diketahui juga bahwa KPU Dumai telah mengatur pembatasan dana kampanye semua kandidat.
Adapun dana kampanye yang dibatasi itu maksimal Rp4 miliar berdasarkan kesepakatan bersama. Dana sebanyak Rp4 miliar itu merupakan sumbangan kepada calon kepala daerah dari badan hukum, perorangan dan swasta. Sebelum digunakan, dana itu lebih dahulu dilaporkan ke KPU Dumai.
Sedangkan Penjabat Walikota Dumai Arlizman Agus, pada kesempatan sebelumnya berharap pelaksanaan kampanye berjalan damai dan santun untuk bisa mewujudkan Pemilu 2015 yang berkualitas, aman, tertib, jujur adil dan kondusif sebagaimana moto dari KPU Kota Dumai itu sendiri.
Dia mengajak semua pihak untuk menjaga keamanan dan ketertiban serta menghindari perpecahan atau konflik demi kelangsungan pembangunan daerah. "Sukses pemilu dilihat juga dari tingkat partisipasi pemilih, karena itu mari kita gunakan hak suara dengan baik untuk kemajuan pembangunan daerah lima tahun kedepan," harap dia.
(adi/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Politik
Bupati Kasmarni Terima Audiensi dan Silaturahmi Ketua Bawaslu Bengkalis
-
Politik
Ini Nomor Urut Parpol 2024 yang Wajib Kalian Ketahui
-
Politik
KPU Tingkatkan Partisipasi Pemilih Lewat Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan
-
Politik
Bawaslu Bengkalis Uji Petik Sejumlah Data Pemilih 2021
-
Politik
Hasil Pleno KPU Dumai, Paisal-Amris Pemenang Pilkada Dumai
-
Politik
Kapolda Riau Minta Penyelenggaraan Pilkada Kedepankan Prokes Covid-19

