Penumpang Gelap Garuda Indonesia
DPRD Riau Mestinya Pihak Keamanan Turut Dijatuhi Saksi
Rabu, 15 April 2015 14:59 WIB
PEKANBARU - Pencopotan Slamet Samiadji sebagai GM Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru atas kasus Mario Steven Ambarita yang menyusup ke roda pesawat dianggap sebagai langkah yang tepat.
"Kan dah pas langkah pencopotannya tu, ia mesti bertanggung jawab secara keseluruhan atas kasus Mario, sebagai puncuk pimpinan lagi," kata Suparman, Ketua DPRD Riau kepada wartawan via telfon, Rabu (15/04/15).
Kendati demikian, pihak keamanan Bandara pun mesti diberikan sanksi atas kasus tersebut. Untuk hal ini, politisi Golkar ini menyebut akan menyerahkan langsung persoalan sanksi ini ke pihak terkait.
"Sekalipun baru dua hari menjabat GM Bandara, itu kan kelalaian dia selaku pimpinan atau orang yang tertinggi jabatannya di Bandara. Saya rasa langkah pencopotan jabatannya sudah pas dan tepat," ungkapnya.
Ketua DPD II Golkar Rokan Hulu ini pun menyebut, persoalan seperti ini akan menjadi contoh tersendiri bagi daerah lain. Ia pun berharap, hal yang sama tidak akan terjadi lagi di Provinsi Riau.
"Cukuplah kasus Mario sebagai kasus yang terakhir di Bandara kita, jangan sampai terulang lagi," tutup politisi asal Rokan Hulu ini.
Seperti yang diberitakan Kamis (09/04/15), Djoko Murjatmodjo, Direktur Operasional dan Teknik PT Angkasa Pura II saat itu mengatakan bahwa hari itu merupakan hari terakhir Slamet Samiadji menjadi GM Bandara SSK II, Pekanbaru. Jabatan Slamet Samiadji akan digantikan oleh manager yang baru.
(rdk/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Politik
Ketua Pansus Sebut Deadline Penyelesaian RTRW Riau Belum Sampai Sebulan
-
Politik
Pansus RTRW Riau Tidak Akomodir Kepentingan Perusahaan
-
Politik
Hearing Empat Kabupaten, Pansus RTRW Riau Beberkan Perubahan
-
Politik
DPRD Riau Targetkan KUA PPAS Dibahas Agustus 2017
-
Politik
Ketua Pansus RTRW Riau Bantah Usulkan Tambahan Kawasan Hutan Diputihkan
-
Politik
Koordinator Pansus RTRW Riau Heran Ada Penambahan Lahan untuk Diputihkan

