Pilgubri Putara Kedua,
Dapat Sanksi Kader Golkar tak Dukung AMMAN
riauterkini.com
Selasa, 24 September 2013 10:13 WIB
JAKARTA, RIAUHEADLINE.COM- Ketua DPD II Partai Golkar Pekanbaru Erizal Muluk menegaskan pihaknya telah menginstruksikan seluruh kader Partai Golkar Pekanbaru untuk tetap mendukung dan menjatuhkan pilihannya terhadap pasangan yang diusung oleh Partai Golkar pada Pilgubri putaran kedua, 30 Oktober nanti.
Hal ini sesuai dengan instruksi Petunjuk Organisasi (PO) DPP Partai Golkar point keempat yang menyebutkan seluruh kader wajib mendukung kebijakan DPP partai berlambang pohon beringin.
“Kalau ada pengurus yang melanggar PO tersebut artinya hadir secara fisik di pasangan cagub/cawagub yang tidak didukung partai Golkar, tunggu saja sanksinya," kata Erizal.
Erizal menyebutkan, sebagai kader apa lagi pengurus dan caleg dari partai Golkar, partai wajib memenuhi point empat untuk ikut memenangkan Pilgubri dengan mendukung pasangan nomor urut dua. Demikian pula caleg harus ikut mendukung pasangan yang diusung partai. “Kalau bukan kader dan pengurus siapa lagi yang mendukung, kalau caleg yang melanggar, maka akan menjadi catatan bagi pengurus DPD II Golkar Pekanbaru," katanya.
Menyinggung peluang, Erizal menyatakan optimistis di putaran kedua Pilgubri, pasangan nomor urut dua Anas Maamun-Arsyadjuliandi Rachman dengan tagline AMAN mampu melampaui raihan suara yang diperoleh di putaran pertama. Meski diakuinya, masih banyak pendukung Herman Abdullah di kota Pekanbaru, tapi dia yakin di putaran kedua, raihan suara bakal meningkat tajam untuk mendukung AMAN.
Diakui Erizal, sebagai mantan Wali kota Pekanbaru dua periode, Herman Abdullah masih memiliki banyak pengikut atau pendukung di kota Pekanbaru. Tapi mantan wakil Wali kota Pekanbaru itu juga yakin sebagai lumbung Golkar di Riau, masyarakat Pekanbaru sudah sangat cerdas untu menentukan pilihan pemimpin Riau periode 2013-2018. “Masyarakat Pekanbaru sudah pintar dalam menentukan pilihannya di putaran kedua, “ katanya.***(jor)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
Pergerakan Harga Minyak Sawit Dunia Mengalami Fluktuasi pada Awal Februari 2026
-
Lingkungan
Harimau Sumatera Masuk Permukiman Warga Mempura, Masyarakat Diminta Waspada
-
Ekbis
Produksi Padi Riau Naik 12,7 Persen, Targetkan Ketahanan Pangan Hingga 2029
-
Lingkungan
Riau Dorong Swasembada Pangan Nasional, Petani Milenial Jadi Kunci Modernisasi Pertanian
-
Hukrim
Polisi Kehutanan Gakkum Riau Usut Jaringan Pembunuh Gajah Sumatera di Blok Ukui
-
Sosial
Penataan Pedagang Dumai di Jalan Sultan Syarif Kasim, Kota Jadi Destinasi Kuliner

