Gubri Ngaku Belum Terima Mandat Jadi Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Hatta
Minggu, 08 Juni 2014 11:52 WIB
PEKANBARU - Ketua DPD Golkar Riau Annas Maamun mengaku belum menerima surat resmi penunjukan sebagai Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Hatta di Provinsi Riau.
"Belum, belum ada saya terima lagi. Sampai sekarang belum terima lagi," kata Annas Sabtu (7/6/14) kemarin.
Annas bahkan mengatakan, sebagi seorang Gubernur Riau, dirinya mestinya berada disemua pihak, bukan berdiri pada calon tertentu.
Saat disinggung terkait amanah yang telah dipercayakan kepada dirinya sebagaimana hasil rapat pemenangan Prabowo-Hatta di Jakarta beberapa waktu lalu.
Lagi-lagi Annas mengaku bahwa dirinya belum menerima surat penunjukan dirinya untuk pemenangan Prabowo-Hatta tersebut.
"Kata orang saya, tapi itukan kata orang. Tapi sebaiknya bagusnya orang lainlah," ungkap Annas lagi.
Belum adanya penegasan siapa yang didukung Annas selaku Ketua DPD Gokar Riau sempat dispekulasikan bahwa mantan Bupati Rohil tersebut karena lebih dekat dengan calon Wakil Presiden yang juga kader Golkar, Jusuf Kalla.
Sikap Annas tersebut juga terlihat ketika dirinya tak menghadiri Rapimnas Golkar se-Indonesia di Jakarta beberapa waktu lalu, ketika Golkar menyerahkan mandat kepada Ketua Umum DPP Golkar Aburizal Bakri, yang belakangan mendukung pasangan Prabowo-Hatta pada Pilpres pada 9 Juli mendatang.
Pertemuan yang berujung terpecahnya dukungan kader Golkar kepada Prabowo-Hatta dan Jokowi-Jusuf Kalla tersebut menyebabkan terjadinya faksi-faksi di partai warisan orde baru tersebut.***(mok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

