KPU Rohil Selesaikan Pelipatan Surat Suara Pileg 2014
Rabu, 12 Maret 2014 16:43 WIB
BAGANSIAPIAPI - KPU Rokan Hilir telah menyelesaikan pelipatan kertas surat suara untuk caleg tingkat kabupaten. Pelipatan itu melibatkan 150 pekerja, sisanya akan diselesaikan 15 hari lagi.
Pantauan wartawan dilapangan, Rabu (12/3/14), pekerja sibuk melipat kertas surat suara, dibawah pengawalan aparat kepolisian.
Disela pelipatan, Ketua KPU Rohil, Azhar Sakban mengatakan, pihaknya sudah melakukan pelipatan selama lima hari, pelipatan untuk kertas surat suara caleg tingkat kabupaten sudah selesai.
Sekarang sedang melipat untuk caleg tingkat provinsi, dan perkiraan selesai seluruhnya (caleg provinsi, pusat dan DPD) 15 hari lagi. "Yang tingkat kabupaten sudah selesai, sekarang sedang melipat tingkat provinsi," katanya.
Sesuai dengan tahapan, seminggu menjelang pemilu legislatif, kertas surat suara sudah sampai ditingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), sedangkan pelipatan melibatkan 150 pekerja, agar cepat bagi 406 ribu lebih kertas surat surat suara pertingkatannya, ditambah 2,5 persen.
Sementara itu, sampai saat itu, katanya, belum ditemukan kertas surat suara yang rusak, dan diawasi pihak kepolisian bersama sekretariat KPU.
Bahkan untuk mengantisipasi adanya kertas surat suara yang dicuri pelipat, pihaknya sudah memberitahukan, agar tidak mengambilnya karena ancamannya, penjara.
Berdasarkan pengalaman 11 kali pelipatan kertas surat suara selama dirinya menjadi anggota sampai Ketua KPU, belum pernah terjadi pencurian kertas surat suara oleh pekerja pelipat, karena setiap mau pulang, dilakukan pemeriksaan.***(nop)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

