LSM Minta Sekwan Inventarisir Aset Operasional Dewan
Selasa, 16 September 2014 19:20 WIB
BAGANSIAPIAPI - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Tindak Korupsi (Tikor) meminta kepada Sekretaris Dewan (Sekwan) untuk segera menginvetarisir seluruh aset operasional yang dipergunakan kalangan wakil rakyat tidak menjabat kembali.
Ketua LSM Tikor Hermanto SH, mengatakan, "Kita tidak usil, kita tidak macam-macam hanya lagi belajar dari daerah lain, sudah ada yang mengembalikan aset inventaris setelah tidak menjabat lagi sebagai anggota Dewan, misalnya di Kampar, Dumai dan Pekanbaru. Jadi alangkah baiknya di contoh pula oleh mantan dewan di Rohil ini," ungkapnya.
Ditegaskan Hermanto SH , mana ada sebutan hadiah bagi mantan yang sudah menjabat selama lima tahun sebagai wakil rakyat. "Kita minta pihak sekretariat DPRD Rohil mendata kemudian menyurati, jangan dibiarkan begitu saja karena merupakan asset Pemkab Rohil," sebut Hermanto.
"Kalau dibawa, kalau setiap priode membeli dan dibeli maka pemborosan dana APBD ini, sementara mereka tidak menjabat lagi," sebut pemerhati sosial dan NGO tersebut dengan alasan agar azaz mamfaat dan penghematan bukan malah usai menjabat kenderaan tersebut di bawa begitu saja sehingga menjadi bahan cerita masyarakat banyak.
Sekwan DPRD Rohil Syamsuri di hubungi terpisah untuk konfirmasi Selasa (16/9) menyebutkan tengah sibuk mendampingi Bupati dan Gubri meninjau proyek yang akan di resmikan. "Saya lagi mendampingi Bupati dalam rombongan Gubri meninjau lokasi pembangunan Rohil di Batu Enam," sebut Syamsuri melalui sambungan selulernya.
Syamsuri belum berani berkomentar menyangkut asset di tangan mantan anggota Dewan yang sudah tak duduk lagi sebagai wakil rakyat. "Saya belum ada waktu untuk hal ini," jawab Syamsuri mengaku akan berangkat ke Pekanbaru usai mendampingi Bupati meninjau beberapa fasilitas pembangunan di komplek perkantoran Batu Enam Bagan Punak.
Senada LSM Tikor tokoh masyarakat Rohil di mintai komentarnya mendukung apa di gagas LSM. "Selama memasuki 15 tahun Rohil sudah tiga kali pergantian anggota DPRD, soal inventaris tak pernah tuntas, bayangkan ada plat merah di ganti plat hitam, mari belajar dari daerah lain, inilah wakil
rakyat sejati memberikan contoh baik," sebut Yulis warga Bagansiapiapi.
Pantauan media ini, Selasa (16/9) anggota DPRD baru masuk kantor hari pertama memakai kenderaan roda dua ada di antarkan ojek atau keluarganya ke kantor wakil rakyat tersebut.
"Ya kita hari ini membahas berbagai kelengkapan,soal diantar atau numpang kenderaan biasalah," ucap anggota dewan namun enggan di publikasi. "Jangan di publikasi dulu, nantilah," sebut sumber Koran ini dengan berlalu memasuki kantor DPRD Rohil di Jalan merdeka Bagansiapiapi. (Yan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

