Lima Balon Kepala Daerah Dumai Tes Kesehatan di Pekanbaru
Rabu, 29 Juli 2015 17:05 WIB
DUMAI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Dumai menyebutkan bahwa sebanyak lima balon kepala daerah yang sudah mendaftarkan diri akan menjalani tes kesehatan yang akan berlangsung mulai dari tanggal 29 Juli hingga 1 Agustus 2015 di Pekanbaru.
"Lima pasangan bakal calon (balon) wali kota dan wakil wali kota Dumai akan menjalani tes kesehatan di RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru. Tes kesehatan akan dilaksanakan dari 29 Juli hingga 1 Agustus 2015," kata Kepala KPU Dumai Darwis, kepada media, Rabu (29/7/15).
Lima balon kepala daerah yang menjalani tes kesehatan itu diantaranya, pasangan Abdul Kasim-Nuraini, Zulkifli As-Eko Suharjo, M Ikshan-Yanti Komala Sari, Agus Widayat-Maman Supriadi dan pasangan jalur independent Amris dan Sakti.
"Di RSUD Arifin Ahmad, kelima pasangan balon walikota dan wakil walikota akan mengikuti serangkaian tes kesehatan dipimpin dari dokter dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang sebelumnya telah melakukan kerjasama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU)," katanya.
Menurut Darwis, pasangan balon walikota dan wakil walikota akan didampingi tim teknis yang dibentuk KPU Dumai selama menjalani tes kesehatan. Terakhir Darwis mengatakan bahwa pemeriksaan kesehatan meliputi kesehatan jasmani, rohani dan narkoba.
"Jika tidak ada halangan hasil tesnya keluar pada 2 Agustus 2015. Mudah-mudahan segala proses yang dijalani masing-masing balon kepala daerah yang sudah mendaftarkan diri itu berjalan lancar dan sukses," pungkas Ketua KPU Dumai.
(adi/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Politik
Bupati Kasmarni Terima Audiensi dan Silaturahmi Ketua Bawaslu Bengkalis
-
Politik
Ini Nomor Urut Parpol 2024 yang Wajib Kalian Ketahui
-
Politik
KPU Tingkatkan Partisipasi Pemilih Lewat Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan
-
Politik
Bawaslu Bengkalis Uji Petik Sejumlah Data Pemilih 2021
-
Politik
Hasil Pleno KPU Dumai, Paisal-Amris Pemenang Pilkada Dumai
-
Politik
Kapolda Riau Minta Penyelenggaraan Pilkada Kedepankan Prokes Covid-19

