Masyarakat Rohul Tidak Percaya Suparman Ditetapkan Tersangka Suap
Minggu, 10 April 2016 20:43 WIB
ROKAN HULU - Pasca KPK menetapkan Suparman sebagai tersangka perkara korupsi dugaan suap pembahasan RAPBD Riau 2014-2015, banyak masyarakat kaget dan tidak percaya.
Suparman, Bupati Rohul terpilih periode 2016-2021 ditetapkan tersangka baru oleh KPK bersamaan dengan mantan Ketua DPRD Riau periode 2009-20014, Johar Firdaus, Jumat (8/4/16) lalu. Sebelumnya, KPK sudah menetapkan Gubernur Riau non aktif Annas Maamun dan Ahmad Kirjauhari sebagai tersangka dengan perkara serupa.
Sehari setelah Suparman ditetapkan sebagai tersangka, tidak sedikit masyarakat mempertanyakan soal kebenaran berita tersebut. Dan tidak sedikit pula masyarakat memberikan dukungan ke Suparman agar tabah menjalani perkara yang tengah menjeratnya.
Sikap pro kontra di kalangan masyarakat bukan hanya terjadi di media sosial. Namun juga jadi bahan obrolan masyarakat.
Meri misalnya. Warga Pasir Putih Desa Pematang Berangan, Kecamatan Rambah ini sempat tak percaya mendengar kabar jika Suparman telah ditetapkan tersangka oleh KPK.
Ia bahkan menyayangkan, mengapa KPK baru menetapkan Suparman sebagai tersangka setelah dirinya terpilih sebagai Bupati Rohul periode 2016-2021.
"Mengapa sebelum Pilkada ditetapkan sebagai tersangka? Kan kasihan Pak Parman kalau begini, sudah jabatan dipertaruhkan (Ketua DPRD Riau), belum lagi banyak uang dikeluarkan," kesal Meri, Ahad (10/4/16).
"Kami juga bingung, siapa Bupati kami nanti?," ujar Meri.
Menanggapi Suparman ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, Wakil Ketua DPRD Rohul dari Fraksi Golkar, Zulkarnain meminta masyarakat Rohul untuk tetap tenang.
Menurut dirinya, Suparman ditetapkan sebagai tersangka baru sebatas pemberitaan, sebab surat resminya belum diterima oleh Suparman.
"Jadi masyarakat jangan terpengaruh, tetap tenang," sampai Zulkarnain kepada wartawan, Sabtu (9/4/16) kemarin.
Zulkarnain menambahkan, terkait pemberitaan ditetapkannya Suparman sebagai tersangka oleh KPK, tentu harus dikroscek kebenarannya. Dan jika benar, ia meminta masyarakat menyerahkan masalah itu ke aparat penengak hukum.
"Biar penegak hukum yang bekerja. Kita di sini (di Rohul) harus menjaga keadaan agar tetap kondusif. Yang jelas seluruh masyarakat harus tenang dan jangan terpengaruh," ajak Zulkarnain.
Sebelumnya, Suparman juga sempat terkejut jika dirinya dan Johar Firdaus ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Apalagi dirinya belum menerima pemberitahuan resmi dari KPK. Suparman mengakui ia akan menjalani perkara yang sedang menimpanya tersebut.
Editor: Hadi
Sumber: Riau Terkini
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Abdul Wahid Bantah Perintah Setoran di Sidang Tipikor Pekanbaru
-
Hukrim
HAKORDIA 2025 di Yogyakarta Jadi Tonggak Baru Sinergi Nasional Lawan Korupsi
-
Politik
Profil Bupati Meranti Muhammad Adil yang Kena OTT KPK
-
Hukrim
Bupati Kepulauan Meranti Muhammad Adil Terjaring OTT KPK
-
Sosial
LINK Download Twibbon Hari Anti Korupsi Sedunia 2022 Gratis
-
Hukrim
Tersangka Korupsi Dana Zakat Baznas Dumai Tertangkap, Ini Sosoknya

