• Home
  • Politik
  • Pilkada Dumai, Agusman Janji Gratiskan Kesehatan dan Pendidikan

Pilkada Dumai, Agusman Janji Gratiskan Kesehatan dan Pendidikan

Minggu, 02 Agustus 2015 18:16 WIB
DUMAI - Jika dikehendaki dan dipilih masyarakat Kota Dumai pada pelaksanaan Pilkada Serentak yang bakal dilaksanakan 9 Desember 2015 mendatang, pasangan balon Walikota dan Wakil Walikota Dumai Agus Widayat - Maman Supriadi (Agusman), berjanji akan menggratiskan biaya pendidikan dan kesehatan.

Janji tersebut disampaikan pasangan yang diusung Partai PDI Perjuangan dan Hanura ini usai menjalani pemeriksaan tes kesehatan sebagai tahapan sebagai peserta Pilkada Dumai, yang berlangsung di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad, Kota Pekanbaru, akhir pekan kemarin.

"Saya yang dari incumbent, yang saya unggulkan program dari posyandu sampai ke rumah sakit kita gratiskan. Biaya pendidikan dari tingkat PAUD sampai ke tingkat SMA akan digratiskan, pokoknya semua yang berhubungan dengan kesehatan kita dukung dengan APBD," katanya kepada awak media.

"Pokoknya jika masyarakat menghendaki saya untuk memimpin Kota Dumai selama lima tahun kedepan janji itu bakal terwujud. Sedangkan untuk tim medisnya, perawat, maupun honorernya, semua akan kita bayar sebagaimana yang kita sudah konsepkan dari sekarang," sebutnya.

Disampaikan juga olehnya untuk infrastruktur di Dumai akan lebih ditingkatkan, terutama rumah sakit umum di Dumai akan ditingkatkan menjadi rumah sakit tipe B. Nanti peralatan medis dan dokter yang ada di sana komplit, tidak ada lagi yang dirujuk ke Pekanbaru, ke Malaysia, atau ke Medan. 

"Insya Allah di rumah sakit Dumai saja seluruh pasien sudah bisa ditangani. Oleh karena itu saya harapkan kepada seluruh masyarakat Dumai untuk tetap kompak serta jangan lupa memanfaatkan hak suaranya dalam memilih calon pemimpin Dumai," ujarnya sembari berharap agar tetap kondusif di Pilkada Dumai.

Hal yang sama juga disampaikan wakilnya, Maman Supriadi. Mengenai semua kesehatan dan biaya pendidikan didukung APBD, bukan jadi beban anggaran. APBD yang mendukung biaya kesehatan dan pendidikan, bukan jadi beban anggaran, karena ini menyangkut kepentingan masyarakat Kota Dumai. 

"Saya rasa ini investasi kita ke depannya. Singkatnya, ini merupakan skala prioritas yang harus diwujudkan kepada seluruh masyarakat Kota Dumai. Ini janji bukan muluk-muluk untuk dilontarkan, kami siap menunaikan janji jika masyarakat menghendaki kita untuk memimpin Kota Dumai kedepannya," tutupnya.

(adi/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar