Sejumlah Kepala Daerah Maju Pilgubri 2018 Belum Ada Ajukan Cuti
Wili Hidayat Sabtu, 06 Januari 2018 15:28 WIB
PEKANBARU - Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman belum ajukan cuti ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait rencana keikutsertaannya dalam Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) yang digelar Juni mendatang.
Begitu juga dengan sejumlah kepala daerah yang akan ikut bertarung dalam perebutan kursi nomor satu dan dua di Riau. Sementara, berdasarkan jadwal terhitung 15 Februari sampai 23 Juni nanti, seluruh konstestan sudah mulai memasuki cuti, sebagai syarat 'pertarungan' Pilgubri.
"Belum ada lagi pak Gubernur ngajukan, bupati yang mau maju juga belum," kata Kepala Biro Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Riau Sudarman, Jumat (5/1/18).
Sudarman mengaku belum tahu alasan belum diajukannya masa cuti baik Gubernur mau pun kepala daerah lainnya yang akan ikut bertarung di Pilgubri Juni nanti itu.
Padahal berdasarkan ketentuan seminggu menjelang memasuki tahapan cuti tersebut, mestinya sudah ada disampaikan untuk diproses.
"Saya tak tahu kenapa. Kalau cuti pak Gubernur itukan diajukan ke Mendagri atas nama Presiden. Kalau Bupati pengajuannya ke Gubernur," ujarnya.
Ada pun nantinya setelah memasuki masa cuti, masing-masing kepala daerah yang berlaga di Pilgubri dilarang menggunakan fasilitas negara, apa pun bentuknya.
Sementara untuk hak-hak lainnya seperti gaji pokok serta berbagai tunjangan tetap diterima seperti biasa. "Tidak ada pengurangan, kecuali masa kampanye menggunakan fasilitas negara itu tak boleh," ungkap Sudarman.
Ada pun nanti setelah Gubernur Riau yang lebih akrab disapa Andi Rachman mengajukan cuti, posisinya untuk sementara diganti Wakil Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim sebagai Pelaksana Tugas (Plt).
Sebagai kepala daerah yang sudah pasti ikut bertarung mengikuti Pilgubri Juni nanti adalah Bupati Rokan Hilir Suyatno mendampingi Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman yang didukung Partai Golkar, PDIP dan Hanura.
Kemudian Bupati Siak Syamsuar yang rencananya berpasangan dengan Danrem 031/WB Edy Natar Nasution didukung PAN, PKS dan Nasdem.
Sementara untuk Walikota Pekanbaru Firdaus disebut-sebut akan berpasangan dengan Rusli Efendi dengan didukung PPP dan Gerindra.
(rdk/mcr)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Abdul Wahid Bantah Perintah Setoran di Sidang Tipikor Pekanbaru
-
Politik
Abdul Wahid dan SF Hariyanto Dilantik Sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Riau
-
Politik
Hasil Survei Indikator: Pasangan Paisal-Sugiyarto Insya Allah Menang
-
Politik
Paslon Nomor 3, Paisal-Sugiyarto Komitmen Dukung Toleransi Beragama di Dumai
-
Politik
Cawako Dumai Paisal Ingatkan Pemilihnya Jangan Menambah Dosa Lagi
-
Politik
Nasi Goreng Rasa Pilkada Damai 2024: Simbol Persatuan dan Kebersamaan

