• Home
  • Politik
  • Selangkah lagi Septina Primawati Jadi Ketua DPRD Riau

Selangkah lagi Septina Primawati Jadi Ketua DPRD Riau

Selasa, 26 Juli 2016 18:07 WIB
PEKANBARU - Upaya Koalisi Lintas Partai Politik (Parpol) Riau yang dipimpin mantan Bupati Rokan Hulu Achmad menemui Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto di Jakarta beberapa waktu lalu sepertinya tak sia-sia. Desakan tersebut mulai merubah sikap beku DPD I Partai Golkar Riau. 

Informasi yang diterima wartawan dari sumber-sumber yang terpercaya, desakan Achmad Cs berujung pada desakan Setya Novanto kepada Arsyadjuliandi Rachman selaku Ketua DPD I Partai Golkar Riau. 

Hasilnya, Andi dikabarkan berada situasi tak punya pilihan, kecuali menyetujui intruksi pucuk pimpinannya. 

Sebagai respon dari intruksi Setyo Novanto, dikabarkan kalau Andi sudah mengumpulkan pengurus Golkar Riau untuk menggelar rapat membahas perintah partai. 

Hasilnya, disetujui Septina Primawati Rusli sebagai Ketua DPRD Riau, sebagaimana perintah DPP Partai Golkar saat masih diketuai Aburizal Bakrie. 

"Kemarin sore rapatnya dan hasilnya, disetujui Septina sebagai Ketua DPRD Riau, sebagaimana diperintah DPP Golkar," tutur sumber yang menolak disebutkan namanya tersebut kepada wartawan, Selasa (26/7/16). 

Sementara itu Ketua Harian DPD I Partai Golkar Riau Ruspan Aman saat dikonfermasi terkait kabar tersebut belum bisa dihubungi. Telephon genggamnya masih mati.

DPP Partai Golkar Kirimi Andi Peringatan Ketiga

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golongan Karya membenarkan bahwa telah melayangkan surat peringatan ketiga terhadap Ketua DPD I Partai Golkar Riau Arsyadjuliandi Rachman. 

Hal ini terpaksa dilakukan karena Gubernur Riau tersebut tak kunjung menyetujui Septina Primawati Rusli sebagai Ketua DPRD Riau.

Kepastian ini disampaikan Sekretaris Dewan Pembina DPP Partai Golkar, Fadel Muhammad kepada wartawan, Selasa (26/7/16) di Jakarta, saat ditanya kebenaran surat peringatan ketiga dari DPP Partai Golkar kepada Ketua DPD I Partai Golkar Riau Arsyadjuliandi Rachman.

"Benar, saya dengar memang begitu dilaporkan ke Dewan Pembina DPP Golkar," kata mantan Gubernur Provinsi Gorontalo itu.

Saat ditanya, apakah nanti akan ada sanksi yang diberikan kepada Andi Rachman karena tidak mengindahkan perintah dari DPP. Ketua Komisi XI DPR RI tersebut enggan memberikan komentar lebih jauh, ia hanya menyerahkan kepada mekanisme partai.

"Saya tidak bisa berkomentar terkait hal itu, karena ada mekanisme yang berlaku di partai," sebutnya.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya DPP Partai Golkar telah memutuskan Septina Primawati sebagai Ketua DPRD Riau. Namun, hingga detik ini Andi Rachman tak merestui putusan DPP tersebut dan membiarkan kursi Ketua DPRD Riau kosong.

(rdk/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar