• Home
  • Sosial
  • 29 Ribu Pengangguran Kuasai Kota Pekanbaru

29 Ribu Pengangguran Kuasai Kota Pekanbaru

Senin, 27 Oktober 2014 15:23 WIB

PEKANBARU - Dari 1.013.064 jiwa jumlah penduduk di Pekanbaru, ternyata masih ada sebanyak 29.394 orang yang menganggur. Kini, Pemko Pekanbaru tengah berupaya menguranginya.

Semua itu diperoleh dari catatan Dinas Tenaga Kerja Pekanbaru menyebutkan bahwa hingga saat ini, ada 29.394 orang warga Pekanbaru yang tidak memiliki pekerjaan alias pengangguran. 

"Jumlah tersebut dipastikan bertambah, karena jumlah pertambahan penduduk usia kerja jauh di atas jumlah lowongan kerja," kata Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Pekanbaru, Hendra saat membuka acara PCR Job Fair 2014 di Rumbai. 

Menurutnya, tingginya jumlah pengangguran yang tercatat di Disnaker Pekanbaru selain disebabkan jumlah pertumbuhan penduduk usia kerja jauh di atas jumlah kesempatan kerja, juga disebabkan pendayagunaan tenaga kerja lokal yang masih rendah.

"Tingkat keterampilan dan produktivitas tenaga kerja yang rendah dan penyebaran penduduk yang tidak merata. Salah satu upaya untuk penanggulangan tingkat pengangguran yang tinggi adalah dengan melaksanakan Job Fair," jelasnya

Menurutnya, di program pemerintah Pekanbaru sendiri juga ada Job Expo yang dilakukan setiap tahunnya. Kemudian juga meningkatkan sumber daya manusia Pekanbaru agar mampu bersaing dengan tenaga kerja dari provinsi lain.

Hendra juga menambahkan bahwa upaya pemerintah mengantisipasi pengangguran adalah dengan melakukan pembinaan terhadap SDM Pekanbaru untuk mampu menciptakan lapangan pekerjaan dengan membuka berbagai usaha (bisnis). 

"Dengan melakukan pembinaan enterpreuneurship kepada SDM di Pekanbaru, menurut saya akan dapat membantu pemerintah mengantisipasi tingginya pengangguran, meningkatkan kesejahteraan dan meningkatkan pertumbuhan perekonomian," katanya.

Bukan hanya itu, tambahnya, pemerintah juga tengah melakukan berbagai trobosan agar dapat menciptakan tenaga kerja yang sesuai dengan permintaan pasar kerja dengan melibatkan lembaga pendidikan akademis, lembaga pendidikan profesi dan pembaga pelatihan profesi.***(H-we)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar