• Home
  • Sosial
  • 97 Persen Anak Dumai Lulus Rekrutmen Satpam Pertamina

97 Persen Anak Dumai Lulus Rekrutmen Satpam Pertamina

Jumat, 28 Maret 2014 12:46 WIB

DUMAI - Penerimaan satuan pengamaman (Satpam) PT. Pertamina RU II Dumai berhasil menempatkan 97 persen orang tempatan. Padahal, tes tersebut berlaku bagi seluruh daerah di Indonesia.

Section Head Public Relation Pertamina RU II, Yefrizon mengatakan, status ketenagakerjaan security tersebut berada di bawah anak perusahaan Pertamina, yakni Pertamina Training Konsultan. Kemarin, seluruh Satpam yang diterima tersebut sudah mulai menempati pos masing-masing.

"Kita buka perektutan di seluruh media lokal. Kita harapkan informasi di Riau saja. Rupanya orang Sumbar dan Aceh pun mendengar adanya lowongnya rekrutmen Satpam di Pertamina," katanya, Jumat (28/3/14).

Dikatakannya, pendaftaran dari seluruh Indonesia ada 300 aplikasi. 248 orang lulus selama seleksi berlangsung. Mengacu kepada Perda 10 tahun 2004 tentang ketenagakerjaan, mengharapkan 70 persen putra tempatan.

"Namun dari hasil kompetisi mereka, 97 orang ini merupakan anak Dumai. Tiga persennya baru orang Bangkinang, Sumbar dan Aceh. Mudah-mudahan ini bisa membantu pemerintah mengurangi angka pengangguran," katanya.

Sedangkan Walikota Dumai Khairul Anwar mengatakan, bahwa anak-anak Dumai siap bersaing di bidang manapun. Sehingga, seluruh perusahaan wajib memprioritaskan tenaga kerja lokasi sesuai Perda yang sudah ditetapkan Pemerintah Kota Dumai.

"Ini menjadi catatan penting buat kita bersama. Dari sekian banyak kompetitor, anak Dumai mampu mendapatkan kesempatan hingga 97 persen. Artinya, SDM kita sangat diperhitungkan oleh perusahaan seperti Pertamina," katanya.

Khairul Anwar berharap, agar semua karyawan baru di bagian Satpam Pertamina Dumai dapat bekerja dengan sungguh-sungguh. Karena, satuan pengamanan sangat penting keberadaannya untuk menjaga seluruh keamanan di perusahaan.

"Tentu mereka mengantingi sertifikat pendidikan dasar security. Sehingga, mereka berwatak sungguh-sungguh, disiplin dan mandiri. Artinya, karakter itu berimplikasi terhadap daerah kita," demikian penjelasan Walikota Dumai Khairul Anwar.***(adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar