BKD Riau: Peserta CPNS 2014 Harus Miliki Bukti Pendaftaran
Senin, 22 September 2014 14:18 WIB
PEKANBARU - Tahapan pendaftaran calon peserta seleksi CPNS 2014 terus berjalan. Pasca pendaftaran secara online di panselnas Menpan dan Badan Kepegawaian Negara (BKN), calon peserta harus memiliki bukti pendaftaran untuk dilampirkan ke panitia lokal.
Langkah itu diperlukan, karena bukti pendaftaran tersebut akan diverifikasi secara manual bersama persyaratan-persyaratan lainnya. Hal tersebut menjadi dasar untuk memberikan nomor peserta mengikuti seleksi menjadi calon aparatur pemerintah.
Hal itu disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, M Guntur, Senin (22/9) di Pekanbaru. "Jadi setelah melakukan pendaftaran, pelamar harus mengunduh dan mencetak tanda pendaftaran CPNS dan diprint out. Selanjutnya pelamar dapat mengumpulkan semua persyaratan dalam satu rangkap kecuali pas foto dimasukkan dalam map tulang dengan menyesuaikan jabatan yang dilamar," terangnya.
Surat lamaran CPNS tersebut tambah Guntur harus dikirim via pos. Nantinya berkas yang telah dilengkapi itu ditujukan ke Gubernur Riau dengan Cq. Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Riau Di Jalan Cut Nyak Dien, Pekanbaru Riau.
Selain itu, amplop yang digunakan harus sesuai formasi yang dipilih. Misalnya tenaga pendidikan/guru menggunakan map berwarna biru, tenaga kesehatan map warna kuning, tenaga tekhnis (S1/DIV/DIII) warna kuning dan tenaga tekhnis SLTA/SMK map warna merah.
Mantan Plt Kepala Biro Humas Setdaprov Riau itu menerangkan, seetelah dilakukan pengiriman via pos, BKD akan melakukan seleksi secara menyeluruh. Bagi calon peserta yang memenuhi persyaratan atau melengkapi syarat administrasi, maka akan diberi nomor peserta ujian CPNS oleh BKD. Pengambilan nomor peserta ini akan diumumkan beberapa hari setelah proses pendaftaran berakhir.
Saat ditanyakan mengenai jumlah peserta yang telah mendaftar, Guntur menerangkan pihaknya masih menginventarisir. Namun, dari gambaran terakhir sudah ratusan calon peserta mengunjungi website panselnas dan BKN.
"Kami belum mendata secara menyeluruh. Prosesnya kan baru berjalan dua hari, yang jelas peserta sudah banyak yang melakukan registrasi," sambung Alumni IPDN. Itu.
Sementara saat disinggung mengenai keluhan yang masih sering ditemukan calon peserta dalam mengakses secara online, ia menilai hal itu dapat diantisipasi dengan mengikuti tahapan demi tahapan yang telah diinformasikan. Seperti penggunaan NIK yang dapat dijadikan username saat mengakses website BKN.***(mcr-din)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

