Beberapa Amalan yang Ikhlas untuk Allah SWT
Sabtu, 15 Juli 2017 15:31 WIB
DALAM Hadis Qudsi-Nya, Allah pernah Berkhitob kepada Nabi Musa as: Pernahkah kau melakukan suatu amalan dengan ikhlas untuk-Ku?
Musa menjawab, Iya, aku salat untuk-Mu, puasa untuk-Mu, bertasbih serta mengucap tahlil untuk-Mu. Kemudian Allah berfirman, Salat itu adalah keselamatan di atas siroth, puasa adalah terbebasnya dari api neraka dan tasbih serta tahlil itu meninggikan derajatmu di surga.
Nabi pun menangis dan berkata, Wahai Tuhanku, tunjukkan kepadaku amalan yang dilakukan dengan ikhlas untuk-Mu.
Allah menjawab, Sudahkah kau menolong orang yang teraniaya? Sudahkah kau memberi pakaian orang yang telanjang? Sudahkah kau memberi minum orang yang kehausan? Sudahkah kau memuliakan orang yang berilmu? Semua itu adalah amalan yang ikhlas untuk-Ku.
Semakin mendalami Islam, seseorang akan semakin menemukan rahmat dan kasih sayang didalamnya. Hadit Qudsi di atas ingin mengajarkan kepada kita bahwa sebanyak apapun ibadah personal yang dilakukan seorang hamba tidak akan berarti tanpa perhatiannya kepada sesama.
Kita semua ingin meraih keridaan Allah melalui ibadah dan amalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, namun semua itu akan sia-sia jika kita tidak peduli dengan hamba-Nya yang lain. Bahkan derajat ikhlas pun disiapkan bagi mereka yang peduli dengan sesamanya.
Islam adalah agama sempurna yang menggiring dunia pada ketentraman dan kesejahteraan. Islam adalah solusi bagi krisis kesejahteraan di muka bumi ini. Tanpa Islam mustahil akan terwujud kedamaian, keadilan dan ketentraman ditengah masyarakat.
Semoga kita dapat segera melihat kebangkitan islam dan bendera kemuliaannya berkibar di atas bumi Allah ini. Dan saat itulah, kedamaian dan kesejahteraan akan dirasakan di penjuru dunia ini. [khazanahalquran]
Musa menjawab, Iya, aku salat untuk-Mu, puasa untuk-Mu, bertasbih serta mengucap tahlil untuk-Mu. Kemudian Allah berfirman, Salat itu adalah keselamatan di atas siroth, puasa adalah terbebasnya dari api neraka dan tasbih serta tahlil itu meninggikan derajatmu di surga.
Nabi pun menangis dan berkata, Wahai Tuhanku, tunjukkan kepadaku amalan yang dilakukan dengan ikhlas untuk-Mu.
Allah menjawab, Sudahkah kau menolong orang yang teraniaya? Sudahkah kau memberi pakaian orang yang telanjang? Sudahkah kau memberi minum orang yang kehausan? Sudahkah kau memuliakan orang yang berilmu? Semua itu adalah amalan yang ikhlas untuk-Ku.
Semakin mendalami Islam, seseorang akan semakin menemukan rahmat dan kasih sayang didalamnya. Hadit Qudsi di atas ingin mengajarkan kepada kita bahwa sebanyak apapun ibadah personal yang dilakukan seorang hamba tidak akan berarti tanpa perhatiannya kepada sesama.
Kita semua ingin meraih keridaan Allah melalui ibadah dan amalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, namun semua itu akan sia-sia jika kita tidak peduli dengan hamba-Nya yang lain. Bahkan derajat ikhlas pun disiapkan bagi mereka yang peduli dengan sesamanya.
Islam adalah agama sempurna yang menggiring dunia pada ketentraman dan kesejahteraan. Islam adalah solusi bagi krisis kesejahteraan di muka bumi ini. Tanpa Islam mustahil akan terwujud kedamaian, keadilan dan ketentraman ditengah masyarakat.
Semoga kita dapat segera melihat kebangkitan islam dan bendera kemuliaannya berkibar di atas bumi Allah ini. Dan saat itulah, kedamaian dan kesejahteraan akan dirasakan di penjuru dunia ini. [khazanahalquran]
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
MUI Imbau Umat Muslim Tidak Berziarah Kubur Selama Pandemi Corona
-
Nasional
Gerindra dan Muhammadiyah Kompak Menolak Pemotongan Gaji ASN untuk Zakat
-
Sosial
Enam Senjata Mustajab Melawan Setan
-
Sosial
Nabi Isa Saja Minta Jadi Umat Nabi Muhammad SAW
-
Sosial
Nabi Muhammad SAW Minta Lampu Dimatikan Ketika Tidur, Ada Apa?
-
Sosial
Delapan Pelajaran Hidup dari Imam Hanafi dan Maliki

