Buka Musrenbang RPJMD, Gubri Tuding Pusat Anak-tirikan Riau
Rabu, 11 Juni 2014 13:06 WIB
PEKANBARU - Gubernur Riau Annas Maamun ibaratkan provinsi ini sebagai anak yang rajin dan pandai. Karena itu, pusat sebagai orang tua sudah semestinya memperhatikan Riau dari daerah lainya.
Ilustrasi tersebut dimaksudkan gubernur karena Riau telah memberikan segala sumber kekayaan alam ke pusat, seperti hasil migas. Namun, perhatian untuk Riau dirasakan masih minim.
"Ibaratnya Riau ini anak yang pandai, rajin. Mestinya diperhatian orang tuanya. Jangan justru dianak tirikan" sindir gubernur di hadapan perwakilan Mendagri dan Bappenas saat membacakan kata sambutan pada acara, Musrenbang RPJMD, Rabu (11/6/14).
Hadir pada kesempatan, sejumlah kepala daerah diantaranya Ketua DPRD Riau Djohar Firdaus, Wagubri Arsyadjuliandi Rachman, Walikota Pekanbaru Firdaus MT, Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir, Bupati Kampar Jefri Noer, Wakil Bupati Inhu.
Masih kurangnya perhatian pusat terhadap Riau itu dapat dirasakan seperti infrastruktur jalan yang masih banyak rusak. Sementara perbaikan jalan tersebut menjadi tanggung jawab pusat, bukan provinsi.
Persoalan Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) yang hingga hari ini belum juga ditandatangani oleh Menhut. Akibatnya, sangat berdampak pada program pembangunan yang direncanakan pemerintah daerah.
Salah satunya pembangunan jalan tol, yang hingga saat ini belum bisa dilanjutkan akibat belum jelasnya RTRW. Investor yang masuk ke Riau juga tidak jarang harus balik kanan, juga disebabkan persoalan RTRW tersebut.
Selain itu, ada beberapa rumusan perencanaan untuk RPJMD nantinya. Yakni, meningkatkan pelayanan pendidikan, meningkatkan pelayanan kesehatan, menurunkan kemiskinan.
Kemudian ada juga mewujudkan pemerintahan yang handal dan terpecaya, pembangunan masyarakat yang berbudaya Melayu beriman dan bertaqwa serta pemantapan stabilitas politik, memperkuat pembangunan pertanian dan perkebunan, meningkatkan peran swasta dalam pembangunan serta meningkatkan peran swasta dalam pembangunan.***(mok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kecelakaan Kapal Pekerja Migran di Pulau Rupat, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Pendidikan
Hari Pramuka ke-65, Logo dan Tema Resmi 2026
-
Politik
DPRD Riau Masuk Tahap Akhir Penanganan Parisman dan Indra Gunawan
-
Ekbis
BRK Syariah Didorong Jadi Mitra Perbankan Perusahaan di Riau
-
Pendidikan
Keracunan MBG di Dumai, 45 Siswa Dirawat
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?

