Bupati Bengkalis Serahkan Rumah Layak Huni kepada KAT
Kamis, 30 Januari 2014 16:24 WIB
BENGKALIS - Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh menyempatkan diri untuk bersilaturrahmi ke Desa Kembung Baru Kecamatan Bantan, Rabu (29/1). Dalam kunjungan ke desa hasil pemekaran dari Desa Kembung Luar tersebut, Herliyan Saleh juga menyerahkan bantuan rumah layak huni (RLH) kepada Komunitas Adat Terpencil (KAT).
Mengawali sambutannya, Herliyan Saleh mengatakan program pembangunan rumah layak huni (RLH) bagi komunitas adat terpencil merupakan salah satu bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam upaya meningkatkan kesejahteraan warga komunitas adat terpencil. Pada tahun ini, sebanyak 16 rumah layak huni akan diserahkan kepada warga komunitas adat terpencil.
“Kedepan program ini akan terus berlanjut, sehingga saudara-saudara kita dari komunitas adat terpencil yang belum mendapatkan bantuan rumah layak huni agar bersabar. Kedepan saya minta Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis untuk mendata jumlah warga komunitas adat terpencil yang belum memiliki layak huni,” ujarnya.
Dikatakan, program rumah layak huni disamping diperuntukan bagi warga komunitas adat terpencil, juga diberikan kepada masyarakat dari keluarga kurang mampu atau miskin. Setiap tahun Pemerintah Kabupaten Bengkalis telah membuat rumah layak huni bagi keluarga miskin.
“Alhamudillah, sampai hari ini rumah layak huni yang sudah dibangun oleh pemerintah kabupaten bengkalis dan sudah ditempati jumlahnya sudah mencapai ribuan unit,” kata Herliyan seraya berharap kepada warga yang menerima rumah layak huni ini untuk merawatnya dengan baik.
Herliyan Saleh juga berpesan, Desa Kembung Baru ini merupakan desa pemekaran dari Desa Kembung Luar. Dirinya berharap kepada seluruh masyarakat desa pemekaran baru, baik itu dari kalangan komunitas adat terpencil maupun dari suku Melayu, Jawa dan lainnya untuk bahu-membahu membangun desa baru ini. Masyarakat juga harus ikut berpartisipasi mengusulkan program-program yang dibutuhkan dan menjadi skala prioritas.
“Kemudian bagi penjabat kepala Desa Kembung Baru, tingkatkan komunikasi dengan para tokoh masyarakat setempat, terutama dalam hal membuat program di desa ini. Disamping itu, agar penjabat kepala Desa Kembung Baru agar rajin bertanya dengan kepala desa induk,” kata Herliyan.***(dok)
Mengawali sambutannya, Herliyan Saleh mengatakan program pembangunan rumah layak huni (RLH) bagi komunitas adat terpencil merupakan salah satu bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam upaya meningkatkan kesejahteraan warga komunitas adat terpencil. Pada tahun ini, sebanyak 16 rumah layak huni akan diserahkan kepada warga komunitas adat terpencil.
“Kedepan program ini akan terus berlanjut, sehingga saudara-saudara kita dari komunitas adat terpencil yang belum mendapatkan bantuan rumah layak huni agar bersabar. Kedepan saya minta Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis untuk mendata jumlah warga komunitas adat terpencil yang belum memiliki layak huni,” ujarnya.
Dikatakan, program rumah layak huni disamping diperuntukan bagi warga komunitas adat terpencil, juga diberikan kepada masyarakat dari keluarga kurang mampu atau miskin. Setiap tahun Pemerintah Kabupaten Bengkalis telah membuat rumah layak huni bagi keluarga miskin.
“Alhamudillah, sampai hari ini rumah layak huni yang sudah dibangun oleh pemerintah kabupaten bengkalis dan sudah ditempati jumlahnya sudah mencapai ribuan unit,” kata Herliyan seraya berharap kepada warga yang menerima rumah layak huni ini untuk merawatnya dengan baik.
Herliyan Saleh juga berpesan, Desa Kembung Baru ini merupakan desa pemekaran dari Desa Kembung Luar. Dirinya berharap kepada seluruh masyarakat desa pemekaran baru, baik itu dari kalangan komunitas adat terpencil maupun dari suku Melayu, Jawa dan lainnya untuk bahu-membahu membangun desa baru ini. Masyarakat juga harus ikut berpartisipasi mengusulkan program-program yang dibutuhkan dan menjadi skala prioritas.
“Kemudian bagi penjabat kepala Desa Kembung Baru, tingkatkan komunikasi dengan para tokoh masyarakat setempat, terutama dalam hal membuat program di desa ini. Disamping itu, agar penjabat kepala Desa Kembung Baru agar rajin bertanya dengan kepala desa induk,” kata Herliyan.***(dok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

