Bupati Meranti Minta RSUD Selatpanjang Berbenah
Senin, 20 Januari 2014 15:00 WIB
SELATPANJANG - Untuk meningkatkan jaminan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, jajaran Rumah Sakit Umum Daerah Selatpanjang, Riau, harus melakukan pembenahan internal dengan cara terlebih dahulu mengevaluasi berbagai masalah pelayanan yang ditemukan pada 2013.
Hal itu diungkapkan Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir, menyikapi masih banyaknya keluhan masyarakat terkait dengan bentuk pelayanan medis dan lainnya di RSUD Selatpanjang, salah satunya menyangkut ketersediaan obat yang dibutuhkan untuk mengobati penyakit pasien.
"Jika obat saja tidak tersedia, bagaimana mau menjamin hal lainnya. Saya minta RSUD berbenah diri dan melakukan evaluasi dari berbagai kasus dan kejadian di tahun 2013 lalu," katanya, Senin (20/1/14).
Menurutnya, sehingga nantinya pada tahun 2014 ini kejadian serupa tidak terjadi lagi dan RSUD Selatpanjang bisa lebih menjamin masyarakat dalam masalah kesehatan.
Ia menginginkan ke depan obat-obatan bagi masyarakat tetap tersedia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) milik Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau ini.
"Obat ini masalah sensitif dan harus tetap tersedia di RSUD. Karena bagaimanapun ketersediaan obat menjadi salah satu bagian dari jaminan kesehatan bagi masyarakat. Saya masih mendengar keluhan masyarakat yang berobat di RSUD, yang tidak mendapatkan obat, karena pihak RSUD beralasan obat habis," katanya.
Agar kejadian serupa tidak terulang dan terjadi lagi, Bupati Irwan menegaskan agar jaminan ketersediaan obat harus dilakukan pihak RSUD Selatpanjang, terutama obat-obatan yang paling banyak dibutuhkan masyarakat.***(fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

