Ajang Meranti Expo 2013,
Bupati Minta RAPP Bisa Mengedukasi Masyarakat
Jumat, 13 Desember 2013 15:57 WIB
SELATPANJANG - Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan MSi mengucapkan terimakasih kepada seluruh peserta yang turut ambil bagian dalam mensukseskan Meranti ekspo yang kali kedua dilaksanakan.
Terutama keterlibatan sejumlah perusahaan yang beroperasi diwilayah Kepulauan Meranti seperti PT RAPP, EMP Malacca Strait SA, PT Nasional Sago Prima (NSP), Perbankan dan peserta lainnya. Ia berharap melalui meranti ekspo ini bisa menjadikan wilayah Meranti sebagai tujuan bagi investasi nantinya.
Menurut Irwan, dengan ini dapat membantu meningkatkan ekonomi masyarakat di Kepulauan Meranti. Selain itu Irwan juga memastikan Pemkab tidak akan membangun kantor pemerintahan sebagai prioritas, namun membangun infrastruktur masyarakat dan ekonomi masyarakat.
Pantauan GoRiau.com, pada saat pembukaan Meranti Expo 2 tahun 2013, Kamis (12/12/2013) siang, Irwan terlihat mengunjungi stand-stand yang ada dalam Meranti Expo 2 ini, selain stand SKPD, Perbankan, maupun stand dari pihak swasta.
Ketika sedang meninjau stand RAPP, Irwan juga mengapresiasi program yang ditampilkan RAPP. Disamping itu Ia berharap agar RAPP dapat mengedukasi masyarakat mengenai sistem pengelolaan hutan tanaman dan berbagai program Pemberdayaan Masyarakat.
"Visualisasi tentang pengelolaan hutan tanaman ke masyarakat perlu juga ditampilkan, sehingga masyarakat bisa lebih paham ketika melihat stan ini dan tidak mudah terpengaruh oleh isu negatif dari pihak yang tidak bertanggung jawab," kata Bupati di sela-sela kunjungannya ke stand RAPP.
Deputi Direktur RAPP, Fakhrunnas MA Jabbar, didampingi Stakeholder (SHR) Manager RAPP untuk Kepulauan Meranti, Samanhadi Arifin, Koordinator Program CD Mahmud Hasyim, dan Media Relations, Disra Alldrick, ketika ditemui di lokasi Expo mengatakan ini bagus untuk memberi infomasi ke masyarakat mengenai PT RAPP. Dengan adanya stand kita ini, kesempatan bagi RAPP untuk bisa menampilkan kegiatannya di Pulau Padang.
"Dari stand kecil itu setidaknya keberadaan dan kegiatan RAPP bisa diketahui masyarakat Kepulauan Meranti, masyarakat bisa merasakan dampak langsung dan tidak langsung yang bersifat positif, seperti dulu daerahnya sepi sekarang menjadi ramai dan banyak kegiatan, bisa rekrut tenaga kerja, dan sebagainya," kata Fakhrunnas.
Samanhadi Arifin menambahkan, RAPP juga hadir dengan beberapa program baik itu pengelolaan hutan berkelanjutan (Sustainable Forest Management), program pemberdayaan masyarakat seperti pendidikan dan beasiswa, usaha kecil dan menengah, pembangunan infrastruktur seperti jalan poros, rumah ibadah, semenisasi dan sebagainya, tanaman kehidupan, kesehatan, maupun yang lainnya.
Sementara itu, menurut Koordinator Program CD Mahmud Hasyim, sampai saat ini sudah 6 mahasiswa yang semua biaya perkuliahan ditanggung RAPP, yaitu 2 orang di Akademi Teknologi Pulp dan Kertas (ATPK) Bandung dan 3 Institut Pertanian (INSTIPER) Jogjakarta, 1 di Universitas Riau (UR).
"Semua dibiayai RAPP, setelah wisuda, langsung bekerja di RAPP, dan ikatan dinas," kata Mahmud.
Turut hadir Koordinator Internal Communications and Event, Metti Haryanti, Estate Manager RAPP Pulau Padang, Marzum, dan Koordinator Stakeholder Relations (SHR), Kep. Meranti, Wan Mohd Zakh Anza.***(mus/zal/grc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
Pergerakan Harga Minyak Sawit Dunia Mengalami Fluktuasi pada Awal Februari 2026
-
Lingkungan
Harimau Sumatera Masuk Permukiman Warga Mempura, Masyarakat Diminta Waspada
-
Ekbis
Produksi Padi Riau Naik 12,7 Persen, Targetkan Ketahanan Pangan Hingga 2029
-
Lingkungan
Riau Dorong Swasembada Pangan Nasional, Petani Milenial Jadi Kunci Modernisasi Pertanian
-
Hukrim
Polisi Kehutanan Gakkum Riau Usut Jaringan Pembunuh Gajah Sumatera di Blok Ukui
-
Sosial
Penataan Pedagang Dumai di Jalan Sultan Syarif Kasim, Kota Jadi Destinasi Kuliner

