Data Masyarakat Miskin Kabupaten Kampar Tidak Valid
Kamis, 10 Juli 2014 17:48 WIB
BANGKINANG - Dalam rapat evaluasi pembangunan Kabupaten Kampar, Bupati Kampar Jefry Noer kembali mengkritik data masyarakat miskin yang tidak valid, Jefry Noer minta kepada camat agar segera memberikan data yang real dan valid.
Rapat yang dihadiri seluruh SKPD dan Camat se-Kabupaten Kampar. Jefry noer menyampaikannya ketika memimpin rapat evaluasi pembangunan di lantai III kantor bupati Kampar Kamis (10/7/14).
Tidak lama Jefry noer memimpin rapat evaluasi karena bersamaan dengan hadir nya PT.NEC dari jepang yang akan memaparkan akan dibentuknya Waserda (warung serba ada) disamping KKMM yang telah dibentuk pemdakampar.
Tim NEC ini terdiri dari Ketua yongki serta anggota mikel, dan beberapa peserta anggota tim dari NEC Indonesia. Dalam hal ini mereka menyebut tim konsultasi koperasi.
Yongki menyampaikan Sesuai dengan keinginan bupati kampar mendirikan koperasi di setiap kecamatan, dan ditambah warung serba ada disamping koperasi itu. Kami akan mencoba memberikan bagaimana ditengah maraknya serbuan supermarket, waserda dapat mampu bertahan dan berjalan.
NEC disini berperan sebagai informasi produksi, penyebar info dan memberikan solusi kepada waserda agar mampu memutuskan keputusan terbaik demi kelangsungan waserda. Yongki menambahkan Kita katahui bersama.
Mimpi pemda memiliki waserda disamping koperasi kkmm disetiap kecamatan dapat terwujud apabila memiliki kemampuan pengelolaan yang baik ujarnya.
Yongki juga memberikan pemaparan diantaranya salah satu nya kita harus mengetahui mata rantai mana saja yang tidak diperlukan demi menekan cost waserda dan koperasi. Program ini berupa komputerisasi dan moderinisasi, yang memperkuat produk, hingga kita mampu membeli langsung dari pabrik paparnya.***(man)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

