Delapan Kunci Jadi Haji yang Bahagia

Raudhah Tussofa Rabu, 09 Agustus 2017 07:49 WIB
JAKARTA - Pelaksanaan ibadah haji dirasakan kompleks bagi sebagian besar jamaah. Ibadah ini menggabungkan kemampuan fisik, mental, dan spiritual seseorang.

Kantor berita My Salaam melakukan sejumlah survei dengan mewawancarai sejumlah jamaah haji. Pertanyaan terkait dengan pengalaman dan tips-tips selama berada di tanah suci.

Salah satu fokus utamanya adalah tips agar menjalankan ibadah haji dengan bahagia. Berikut di antaranya beberapa rangkuman tips dari para jamaah untuk jamaah:

1. Sabar

Proses imigrasi yang harus dijalani jamaah tidak bisa dikatakan cepat. Sejak mengantri di imigrasi, para jamaah sudah harus diuji kesabarannya. Ini terus berlanjut hingga mereka beraktivitas di tanah suci.

Hampir semua yang jamaah lakukan membutuhkan kesabaran. Seperti sabar dengan kondisi yang tidak nyaman, kepanasan, bertemu dengan orang tidak sopan, tidak diprioritaskan, dan lainya.

Tidak heran jika tips ini jadi yang utama. Seakan Allah menguji setiap jamaahnya untuk jadi orang yang lebih sabar. Karena orang sabar disayang Allah. Ingat saja tujuan utama mengapa Anda menjejakkan kaki di Tanah Suci ini.

2. Berusaha Tetap Bugar

Setiap jamaah disarankan rutin berolahraga ringan, terutama lansia. Kombinasi panas, kepadatan manusia dan jarak yang harus ditempuh jamaah memerlukan kondisi tubuh yang bugar.

Sebaiknya olahraga ini rutin dilakukan setiap hari menjelang keberangkatan ke tanah suci. Olahraga ringan juga harus tetap diteruskan selama berada di Saudi Arabia. Jangan lupa untuk makan cukup karena ibadah haji pun adalah ibadah fisik.

3. Atasi Sakit Kaki

Jamaah akan melakukan banyak tawaf, dan itu akan dilakukan tanpa alas kaki. Dengan volume orang yang mencoba melakukan hal yang sama, radiusnya akan semakin lebar di setiap putaran. Hal itu berarti kaki jamaah akan merasakan kesakitan.

Tipsnya, lindungi kaki dengan sepasang kaus kaki kulit dan masukkan gel kedalamnya. Dengan cara itu dampak kesakitan akibat terlalu banyak berjalan akan berkurang.

"Saya menghabiskan sepanjang waktu meringis dan mengeluh, karena saya tidak memikirkannya sebelum saya pergi," kata seorang jamaah, Farid Ahmed, 41 tahun.

4. Gunakan Aplikasi Haji

Hampir setiap negara saat ini sudah memiliki aplikasi haji tersendiri. Aplikasi ini memang dibuat untuk memudahkan dan memenuhi segala kebutuhan jamaah. Jamaah harus memanfaatkan hal ini.

Aplikasi yang baik dilengkapi dengan peta offline, panduan langkah demi langkah berhaji, informasi tentang semua fasilitas dan layanan, dan bahkan fitur untuk membantu menemukan anggota kelompok.

Beberapa juga bisa digabungkan dengan gelang elektronik canggih. Cari dan temukan aplikasi yang bagus, sesuai kebutuhan dan dijamin jamaah akan berkurang kebingungannya.

Pelaksanaan ibadah haji dirasakan kompleks bagi sebagian besar jamaah. Ibadah ini menggabungkan kemampuan fisik, mental, dan spiritual seseorang.

Kantor berita My Salaam melakukan sejumlah survei dengan mewawancarai sejumlah jamaah haji. Pertanyaan terkait dengan pengalaman dan tips-tips selama berada di tanah suci.

Salah satu fokus utamanya adalah tips agar menjalankan ibadah haji dengan bahagia. Berikut di antaranya beberapa rangkuman tips dari para jamaah untuk jamaah:

5. Hindari menggosok ihram

Menggosok atau menyingkap ihram akan menyebabkan kulit lebih banyak terpapar sinar matahari terik. Kulit akan mudah kering, kepanasan, memerah dan lebih buruk lagi bisa terluka.

Sebaiknya, biarkan ihram seperti semestinya. Jika kulit sakit karena panas, obati sesuai anjuran tim medis. Jangan lupa jaga kelembaban kulit untuk menghindari mudahnya dehidrasi.

"Jelly petroleum atau krim pelembab adalah suatu keharusan," kata agen haji dan umrah yang berbasis di Inggris, Shelim Khan. Menurutnya, jangan tinggalkan rumah tanpa benda ini. Jika tidak, jamaah akan berziarah dengan menyakitkan.

6. Tetaplah Terhidrasi

Suhu harian rata-rata di Makkah pada bulan Agustus sekitar yakni sekitar 40 derajat Celcius. Karena itu tetap terhidrasi selama haji adalah masalah nyata dan serius.

Salah satu cara mengoptimalkan asupan air adalah dengan menambahkan tablet hidrasi ke dalam air. Ini akan membantu tubuh cepat mendapatkan kembali elektrolit yang akan hilang saat berkeringat.

"Kita terkadang lupa bahwa Makkah adalah di padang pasir, dan air saja tidak cukup dalam kondisi seperti itu," kata hajah Sukhi Hasan, yang melakukan ibadah haji pada tahun 2014. Jadi upayakan untuk selalu minum cairan elektrolit.

7. Selalu Sedia Power Bank

Mengingat meningkatnya ketergantungan pada ponsel, sebaiknya jamaah memiliki power bank. Simpan benda ini di ransel dan ia akan jadi penyelamat di keadaan darurat. Pastikan jamaah membawanya saat berangkat keluar rumah.

8. Bawa Tas Empuk

Gunakanlah tas yang empuk dan ringan karena jamaah akan banyak beraktivitas di luar. Banyak paket haji menawarkan tas sederhana yang mirip tas gym sebagai bagian dari kit penting mereka.

Namun jangan gunakan ini sebagai tas harian. Para peziarah sebaiknya menggunakan tas harian yang ringan, bagus dengan tali bahu empuk. Percayalah, bahu Anda akan berterima kasih untuk itu.

Sumber: Ihram
Tags Haji BahagiaHaji MabrurJemaah Haji
Komentar