Dirayu Camat, Penderita Miang Bambu Mau Berobat ke RSUD Rohul
Minggu, 02 Februari 2014 20:30 WIB
BANGUNPURBA - Akibat terkena "miang" atau buluh di batang bambu, Mudiarjo (75) warga Desa Rambah Jaya, Kecamatan Bangunpurba mengalami infeksi cukup parah di kulitnya. Dia akhirnya mau berobat ke RSUD Rokan Hulu setelah dibujuk camat setempat dengan biaya gratis.
Camat Bangunpurba Tengku Fauzan mengakui dia baru mengetahui Mudiarjo terinfeksi miang bambu pada Rabu (29/1/14) lalu, saat berkunjung ke Desa Rambah Jaya bersama Ketua PKK Bangunpurba dan Kepala Puskesmas setempat.
"Dari laporan warga, bapak ini sudah terinfeksi buluh satu bulan ini, sepulang dia bekerja di ladangnya. Sayangnya dia tidak mau berobat meski sakitnya semakin parah dan sulit jalan," kata Tengku Fauzan, Ahad (2/2/14).
Tengku mengatakan Mudiarjo sempat menolak saat dia membujuknya untuk berobat dengan biaya gratis. Namun setelah diberi pemahaman, akhirnya dia bersedia dibawa ke RSUD Pasirpangaraian pada Kamis (30/1/14) lalu.
"Semua biaya berobat bapak ini digratiskan karena dia dari keluarga kurang mampu. Ada rekomendasi dari kecamatan dan pihak Puskesmas Bangunpurba," ujarnya.
Tengku Fauzan mengharapkan tidak ada lagi Mudiarjo lain di kecamatannya. Meski hidup dalam keterbatasan atau tidak ada dana, hal itu harus secepatnya dikoordinasikan dengan pihak kecamatan atau Puskesmas setempat.
"Kami mengharapkan, warga jangan takut berkoordinasi dengan pihak kecamatan atau Puskesmas, sebab ada program kesehatan untuk masyarakat kurang mampu," jelas Tengku Fauzan.***(zal)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

