• Home
  • Sosial
  • Distamben Meranti: Seluruh Operator Genset Listrik Desa Akan Dilatih

Distamben Meranti: Seluruh Operator Genset Listrik Desa Akan Dilatih

Sabtu, 04 Januari 2014 13:00 WIB

SELATPANJANG - Seluruh calon operator Generator Set (Genset) pembangkit listrik di 11 Desa yang memperoleh bantuan mesin genset Pembakit Listrik Tahun Anggaran 2013 lalu, akan dilatih teknis pengoperasian mesin tersebut. Hal itu bertujuan untuk memastikan pengelolaan aset bantuan Pemda itu berjalan dengan baik.
 
Demikian dikatakan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Kepulauan Meranti, H Herman SE MT, di Selatpanjang, Jumat (3/1). Menurutnya, meski 11 mesin genset itu sudah diselurkan ke masing-masing Desa, namun penyerahan operasionalnya baru akan dilakukan setelah tenaga operator mendapatkan pelatihan.
 
“Kita tidak ingin nantinya bantuan fasilitas pembangkit listrik itu menjadi sia-sia. Untuk itu perlu kita pastikan pengelolaan dan pengoperasian genset itu kedepannya bisa berjalan dengan baik, setelah seluruh tenaga operator di desa mendapatkan pelatihan teknis,” ujarnya.
 
Distamben Kabupaten Kepulauan Meranti, ungkap Herman, pada Tahun Anggaran 2013 lalu kembali menyalurkan bantuan 11 unit mesin genset pembangkit listrik berkekuatan 150 KVA di 11 Desa se-Kabupaten Kepulauan Meranti. Rencana peresmian pemakaiannya akan dilakukan pada tahun 2014 ini.
 
“Sebelas Desa yang menjadi tempat disalurkannya genset pembangkit listrik itu, antara lain, Desa Kuala Merbau, Desa Centai, Desa Renak Dungun, Desa Baran Melintang, Desa Tebun, Desa Penyagun, Desa Bungur, Desa Telesung, Desa Kepau Baru, Desa Sungai Tohor Barat dan Desa Tanjung Sari,” rincinya.
 
Dengan adanya bantuan Mesin Genset yang telah disalurkan Pemkab Kepulauan Meranti melalui Distamben itu, salah seorang pengusaha di Desa Kuala Merbau, Mustafa, mengungkapkan rasa syukurnya, karena selama beberapa tahun belakangan ini mereka hanya menikmati arus listrik dari mesin genset milik perusahaan swasta yang selalu tak jelas hidup matinya.
 
Sebelumnya, kata Mustafa, rata-rata di lingkungan rumah masyarakat Desa Kuala Merbau juga kebanyakan menggunakan mesin diesel pribadi dengan kapasitas kecil dan menguras pengeluaran yang tidak ekonomis. “Dengan adanya bantuan Pemda ini, masyarakat secara umum bisa bersama-sama menjaga dan memanfaatkannya dengan baik,” ucapnya.***(fan/moc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar