Gubernur Riau Ingin Rekrut Tenaga Honorer Karhutla
Kamis, 20 Februari 2014 19:22 WIB
PEKANBARU - Malam ini (20/2/14), Gubernur Riau Anas Maamun akan menggelar rapat bersama sejumlah Satuan Kerja (Satker) terkait kabut asap yang terjadi di Riau yang sudah terjadi satu bulan terakhir.
Kepada wartawan, Anas tadi sore menyatakan ingin merekrut tenaga honorer, khusus untuk penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). "Untuk penanggulangan karhutla, perlu direkrut tenaga honorer. Saya kira itu paling bagus," kata Anas, Kamis (20/2).
Untuk mewujudkannya, harus ada payung hukum, agar pengangkatan tenaga honorer tak ada masalah nantinya.
Terkait pelaku pembakaran hutan yang belakangan sudah berhasil ditangkap aparat Kepolisian, menurut Anas tak sepenuhnya dapat disalahkan. Namun begitu, ia tetap mengajak seluruh pihak -termasuk perusahaan- bersama-sama menjaganya, agar ke depan tak ada lagi karhutla di Riau.
Kemudian, Anas juga meminta perusahaan berperan memadamkan karhutla, tidak hanya di areal kawasan perusahaan. "Perusahaan juga jangan hanya memadamkan api di kawasan perusahaannya saja. Di sekitar perusahaan juga, padamkanlah," terangnya. (mok)
Kepada wartawan, Anas tadi sore menyatakan ingin merekrut tenaga honorer, khusus untuk penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). "Untuk penanggulangan karhutla, perlu direkrut tenaga honorer. Saya kira itu paling bagus," kata Anas, Kamis (20/2).
Untuk mewujudkannya, harus ada payung hukum, agar pengangkatan tenaga honorer tak ada masalah nantinya.
Terkait pelaku pembakaran hutan yang belakangan sudah berhasil ditangkap aparat Kepolisian, menurut Anas tak sepenuhnya dapat disalahkan. Namun begitu, ia tetap mengajak seluruh pihak -termasuk perusahaan- bersama-sama menjaganya, agar ke depan tak ada lagi karhutla di Riau.
Kemudian, Anas juga meminta perusahaan berperan memadamkan karhutla, tidak hanya di areal kawasan perusahaan. "Perusahaan juga jangan hanya memadamkan api di kawasan perusahaannya saja. Di sekitar perusahaan juga, padamkanlah," terangnya. (mok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

