• Home
  • Sosial
  • Gubri Annas Maamun Diminta Perjuangkan Puluhan Honorer K2

Gubri Annas Maamun Diminta Perjuangkan Puluhan Honorer K2

Jumat, 28 Februari 2014 12:45 WIB

PEKANBARU - Puluhan tenaga honorer Kategori Dua (K2) gelar aksi damai di kantor gubernur, Jumat (28/2). Mereka minta kepada Gubernur Riau Annas Maamun memperjuangkan nasib mereka, yang sampai saat ini belum kunjung diangkat jadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Tenaga honorer K2 yang sebagian besar guru tersebut, berharap mantan Bupati Rohil dua periode tersebut dapat merespon. Perjuangan mereka dalam mengabdi selama puluhan tahun bisa jadi pertimbangan.

"Kami berharap Gubernur Riau yang baru dapat memperjuangkan dan pertimbangan pengabdian yang telah dilakukan para tenaga honorer selama ini," kata Sahran Ritonga.

Menurut Sahran, saat ini masih terdapat 4 ribu lebih tenaga honorer yang terkatung-katung nasibnya. Hanya sebagian kecil baru diterima jadi aparatur negara.

Pada aksi damai tersebut, ada empat tuntutan yang disampaikan, pertama tenaga honorer K2 Riau yang tak lulus diangkat jadi CPNS ada yang mengabdi rata-rata di atas 10 tahun.

Kedua, tenaga honorer K2 se Riau rata-rata berumur di atas 45 tahun. Ketiga, Penentuan kelulusan honorer untuk diangkat menjadi CPNS tak dapat diukur dari hasil nilai ujian yang dilaksanakan hanya satu hari. 

Sementara menurut Sahran, tak sebanding dengan masa pengabdian honorer yang telah bekerja di atas 10 tahun. Ke empat, Pemprov dan kabupaten/kota diyakini mampu menggaji seluruh honorer K2 Riau apabila diangkat jadi CPNS. 

Perwakilan peserta aksi damai ini diterima Asisten III Hardi Jamaluddin dan Kepala BKD Riau Surya Maulana.***(mok) 
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar