Gubri Tuding Cukong Pembuka Kebun Picu Kembali Terjadi Karhutla
Selasa, 17 Juni 2014 14:55 WIB
PEKANBARU - Kembali terbakarnya beberapa lahan di beberapa kawasan diduga melibatkan pengusaha yang memiliki kepentingan untuk membuka perkebunan.
Gubernur Riau Annas Maamun usai membuka acara jambore Satpol PP se-Riau di Taman Rekreasi Alam Mayang mengatakan, salah satu bukti adanya perkebunan di tengah-tengah HPH. Kemudian banyaknya sebaran titik api dibeberapa kawasan, seperti Duri, Minas serta perbatasan Rohil dan Dumai.
"Temanya saya kira untuk membuka kebun, tapi ini saya kira bukan rakyat biasa. Saya tengok di tengah-tengah hutan HPH Diamon Raya Timber ada kebun saya lihat ditengah-tengahnya. Jadi saya kira ini bukan warga tempatan, pasti ini orang mampu," kata gubernur, Selasa (17/6/14).
Menurut gubernur, pemandangan adanya pembukaan areal perkebunan baru serta sebaran titik api tersebut, sudah disaksikan langsung oleh Menkokesra Agung Laksono baru-baru ini.
Gubernur juga dapat merasakan bagaimana jarak pandang dibeberapa daerah seperti Dumai, Duri dan Minas sudah cuku dekat.
"Kemarin saya waktu pulang acara bakar tongkang di Rohil, Duri dan Minas jarak pandang sudah dekat. Kemudian perbatasan dumai dan rohil juga sudah banyak terbakar," ungkapnya.
Atas hal ini, gubernur menegaskan tak terlepas karena lemahnya peran aparat penagak hukum di Riau. Karena itu, kepolisian, TNI termasuk Kejaksaan akan dikoordinasikan secepatnya.
"Penagakan hukum yg lemah. Akan berkoordinasi dengan pihak keamanan penagakan hukum, ujar Annas lagi.***(mok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kecelakaan Kapal Pekerja Migran di Pulau Rupat, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Pendidikan
Hari Pramuka ke-65, Logo dan Tema Resmi 2026
-
Politik
DPRD Riau Masuk Tahap Akhir Penanganan Parisman dan Indra Gunawan
-
Ekbis
BRK Syariah Didorong Jadi Mitra Perbankan Perusahaan di Riau
-
Pendidikan
Keracunan MBG di Dumai, 45 Siswa Dirawat
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?

