Indikasi Permaian PPTK dan Kontraktor Soal Proyek Jalan Bengkalis-Bantan
Senin, 20 Januari 2014 17:27 WIB
BENGKALIS - Ironis, kondisi Proyek pembangunan peningkatan Jalan Bengkalis - Bantan Tua, anggaran APBD Tahun 2012 menelan Rp. 10. 746 . 431 . 000 milyar terlihat rusak dimana mana.
Anehnya, pekerjaan yang dilakukan PT. Karya Bersama Investindo dan Konsultan Pengawas dari PT. Sinurta Kertah Sibayak dikerjakan asal asalanm bahkan hingga kini kondisinya sulit untuk di lewati oleh warga.
Diduga, saat pekerjaan tersebut dikerjakan tanpa menilai kualitas dan rusaknya jalan tersebut disinyalir tidak sesuai bestek.
Ketua DPC LSM Indonesia Anti Corruption Socity (IACS) Kabupaten Bengkalis, Hambali menyampaikan bahwa jalan bengkalis bantan saat ini dilakukan perbaikan.
"Selayaknya Dinas Bina Marga, khususnya PPTK (budi,red) pekerjaan jalan tersebut melakukan peninjauan kelapangan. Jangan asal serah terima saja tanpa menilai kualitas pekerjaan yang dilakukan oleh rekanan," kata Hambali, Senin, (20/1/14) di Bengkalis.
Diakuinya lagi, dengan kondisi tersebut selain merugikan masyarakat dirinya sangat kecewa dengan hasil pembangunan jalan Bengkalis - Bantan dikarenakan asal asalan.
Apalagi, pekerjaan yang tanpa KPA dikarenakan tersandung hukum tersebut dilakukan juga oleh PPTK (budi,red) seakan menagambil klebijakan tanpa meninjau kelapangan.
"Saya menilai proyek tersebut sedari awalnya sudah menyalahi aturan dan tidak sesuai Bestek. Dan kita minta kepada penegak hukum untuk mengusut adanya bau KKN dalam pekerjaan tersebut," tegas Hambali lagi.
Dibeberkan Hambali,bahwa pekerjaan yang sudah terminkan 100 persen tersebut masih dikerjakan kembali pada tanggal 18 januari 2013 lalu.
"Artinya, dari waktu proses pekerjaan saja dinilai sudah menyalahi aturan karena dikerjakan kembali padahal batas waktu sudah habis sesuai tanggal yang di tentukan," bebernya.
Terkait kerusakan jalan Jalan Bengkalis Bantan dan dilakukan tampal sulam pada jalan tersebut, kepala Dinas PU kabupaten bengkalis H. Moh Nasir mengaku bahwa persoalan Jalan Bengkalis Bantan itu masih tanggung jawab rekanan.
"Dari pihak perusahaan sudah menyatakan dan kesanggupannya akan memperbaikinya kembali terkait kerusakan jalan tersebut," singkatnya. (ias)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

