KAHMI Dumai Bakal Bedah Buku Jihad Memberantas Korupsi
Hadi Pramono Jumat, 22 Desember 2017 15:44 WIB
DUMAI - Korp Alumni HMI (KAHMI) Dumai mencoba menggaungkan semangat melawan korupsi. Semangat itu diimplementasikan dalam kegiatan yang bertajuk simposium nasional dan bedah buku anti korupsi karya Abdullah Hehamahua.
Menariknya, Abdullah Hehamahua yang tak lain merupakan tokoh pengiat anti korupsi sekaligus Penasehat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2005-2017 ini langsung menjadi narasumber dalam kegiatan yang digelar di Hotel Grand Zuri Dumai, Ahad (24/12).
"Abdullah Hehamahua, mantan Penasehat KPK akan hadir di Dumai menjadi narasumber kegiatan Simposium Nasional dan bedah buku ini," kata Ketua Panitia Bahreen Rambe, Kamis (21/12).
Buku yang isinya bakal dikupas itu berjudul "Jihad Memberantas Korupsi". Buku ini ditulis Abdullah Hehamahua pada tahun 2016.
Buku karya putra Saparua, Ambon yang lahir pada 18 Agustus 1947 tersebut menjadi salah satu buku best seller yang diterbitkan Edunews Publishing selang setahun belakangan ini.
Buku setebal 326 halaman ini dirangkai dari pengalaman panjang Abdullah Hehamahua sebagai aktivis mahasiswa, Wakil Ketua KPKPN dan Penasehat KPK.
Buku ini membahas Jihad anti-korupsi dari perspektif yang luas dan dibungkus dengan pesan-pesan moral Islami yang menyejukkan sehingga membangkitkan semangat Jihad dalam memberantas korupsi dan cocok dibaca aktivis LSM, Pelajar-Mahasiswa, Para Pengambil Kebijakan, Pengusaha dan Khalayak Umum.
Bahreen Rambe menyebutkan kegiatan simposium bedah buku anti korupsi menjelang penutupan tahun ini bertujuan membangkitkan kembali semangat melawan korupsi dan diharapkan memunculkan kesadaran bersama untuk memberantas dan mencegah terjadinya praktik-praktik korupsi di negeri ini.
"Korupsi merupakan extra ordinary crime atau kejahatan luar biasa yang harus diberantas karena meningkatkan angka kemiskinan dan mendatangkan penderitaan kepada masyarakat," ujar Alumni HMI Cabang Medan yang juga Presiden Dumai Reading Club (DRC) ini.
Dia berharap kegiatan bedah buku atau diskusi itu mampu memberikan pengetahuan secara utuh kepada seluruh elemen masyarakat tentang bahaya korupsi, jenis, dan modus operandi serta dampaknya bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Salat Subuh Berjamaah
Bahreen menambahkan selain mengisi acara bedah buku, di Dumai, Abdullah Hehamahua akan melaksanakan Salat Subuh berjamaah dan Abdullah Hehamahua akan menyampaikan tausiyah di Masjid Habiburahman, Jalan Soebrantas, Minggu (24/12).
Disebutkan juga, selain KAHMI dan Dumai Reading Club (DRC), kegiatan ini mendapat dukungan dari Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK- RI), Ikatan Pondok Modern (IKPM) Gontor Dumai dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Dumai.
(rdk/rls)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
HAKORDIA 2025 di Yogyakarta Jadi Tonggak Baru Sinergi Nasional Lawan Korupsi
-
Politik
Profil Bupati Meranti Muhammad Adil yang Kena OTT KPK
-
Sosial
LINK Download Twibbon Hari Anti Korupsi Sedunia 2022 Gratis
-
Hukrim
Tersangka Korupsi Dana Zakat Baznas Dumai Tertangkap, Ini Sosoknya
-
Hukrim
Syamsuar Bungkam Perihal KPK Tahan Mantan Gubernur Riau Annas Maamun
-
Hukrim
KPK Kembali Tahan Mantan Gubernur Riau Annas Maamun

