Peringatan HAKI 2016
KPK Prioritaskan Pencegahan Korupsi dan Reformasi Birokrasi
Rabu, 07 Desember 2016 19:22 WIB
PEKANBARU - Ketua Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) Agus Raharjo tekankan akan memaksimal perannya dalam hal pencegahan. Kemudian menuntaskan reformasi birokrasi yang menurutnya masih butuh pemahaman panjang soal bersih tanpa korupsi.
Untuk mewujudkannya, Agus Raharjo pun memaparkan berbagai sistem informasi tekhnologi (IT) yang saling terkoneksi antara pemerintah daerah dan pusat serta bisa langsung diakses oleh masyarakat. Diantara sistem yang dipaparkan tersebut seperti e-budgeting, e-goverment.
"Saya ingin juga memaksimalkan pencegahan. Memang penindakan perlu, tapi jauh lebih penting membangun pemahaman tentang korupsi itu sendiri," kata Agus Raharjo, saat memberikan paparnya di hadapan pejabat se Riau dan berbagai undangan lainnya pada acar Rembuk Integritas Nasional di Hotel Arya Duta, Rabu (7/12/16).
Persoalan utama dalam tata kelola keuangan negara yang didapat dari uang rakyat tersebut. Selain pengawasan juga terpenting yang perlu diperhatikan adalah sistemnya.
Bagaimana mungkin pengawasan ketat dilakukan, namun penyelenggara negara sendiri tidak diberi ruang pemahaman mana yang boleh dan tidak sesuai dengan ketentuan. KPK hadir ada di dua dalam hal pencegahan dan penindakan.
"Keduanya penting. Penindakan sebagai bentuk ketegasan kita dalam mengawasi, tapi pencegahan juga sangat lebih penting lagi dalam upaya sebelum terjadi korupsi," ungkap Agus Raharjo.
Lebih lanjut, Agus Raharjo juga juga mencontohkan bagaimana dibeberapa negara aju seperti Singapura dalam menangani korupsi. di negara jiran Singapura itu, KPK-nya hanya menangani kasus korupsi tidak lebih dari 10 persen di pemerintahan. Sisanya justru diswasta.
Hal ini tentunya kebalikan yang terjadi di Indonesia. Kenapa kasus dibirokrat lebih menonjol, karena masih minimnya kesadaran.
"Melalui sistem seperti e-budgeting ini tentunya bisa merubah cara-cara konvesional yang selama ini banyak disimpangkan karena minimnya pengawasan," papar Agus Raharjo.
(rdk/mcr)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
HAKORDIA 2025 di Yogyakarta Jadi Tonggak Baru Sinergi Nasional Lawan Korupsi
-
Politik
Profil Bupati Meranti Muhammad Adil yang Kena OTT KPK
-
Hukrim
Bupati Kepulauan Meranti Muhammad Adil Terjaring OTT KPK
-
Sosial
LINK Download Twibbon Hari Anti Korupsi Sedunia 2022 Gratis
-
Hukrim
Tersangka Korupsi Dana Zakat Baznas Dumai Tertangkap, Ini Sosoknya
-
Hukrim
Syamsuar Bungkam Perihal KPK Tahan Mantan Gubernur Riau Annas Maamun

