• Home
  • Sosial
  • Kawasan Utara Kampar Jadi Sentra Bawang Merah

Kawasan Utara Kampar Jadi Sentra Bawang Merah

Rabu, 08 Januari 2014 10:17 WIB

TAPUNGHILIR - Pertemuan calon petani bawang dengan Bupati Kampar Jefry Noer di kawasan pilot project bawang merah Desa Sei Geringging Kamis pekan lalu, berdampak besar. Sejumlah desa di Tapung Hilir terang-terangan menyatakan diri siap membudidayakan bawang merah di desa masing-masing. 

Desa Tandan Sari misalnya, sudah menyiapkan lahan 5 hektar, Gerbang Sari 4,5 hektar, Koto Aman 2 hektar dan Koto Garo 2 hektar. “Total lahan yang sudah siap itu ada sekitar 18,5 hektar. Ini adalah inisiatif masyarakat sendiri. Sebab lantaran keberhasilan bawang di Desa Sei Geringging itu, kami pun berazam untuk menjadi sentra bawang merah di Kabupaten Kampar bagian Utara,” kata Camat Tapung Hilir Mulatua, Selasa (7/1/14). 

Gara-gara keinginan itu pula, Jefry Noer memerintahkan Kadis Pertanian dan Peternakan Cokroaminoto untuk menyigi lokasi yang dikatakan Mulatua. Dari pagi hingga sore Selasa, Cokro ditemani Mulatua, Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Hendri Dunan serta dua kepala seksi, menjambangi lokasi-lokasi yang bakal menjadi lahan budidaya bawang merah itu. 

Sebelum meninjau lahan di Gerbang Sari dan Tandan Sari, Cokro menggelar pertemuan dengan calon petani bawang merah di gedung serba guna Desa Gerbang Sari. Di sana, Kades Gerbang Sari Supono dan Kades Tandan Sari Sukandar, hadir. 

Supono menyebut, sudah ada 10 kepala keluarga yang siap menjadi petani bawang merah. Mereka, kata Pono, tergiur melihat hasil panen bawang merah di Sungai Geringging itu. Lalu di Tandan Sari kata Sukandar ada sekitar 50 kepala keluarga petani aktif yang juga tergiur dengan budidaya bawang merah itu. 

“Kami kemari untuk melihat lahan yang sudah ada. Lantas akan segera menginventarisir calon petani bawang untuk kemudian dimagangkan. Gunanya, supaya mereka benar-benar paham seluk beluk budidaya bawang merah itu,” kata Cokroaminoto. 

Sembari menunggu jadwal magang, Mulatua mengaku akan mengawal terus semangat para calon petani itu. “Kami akan fasilitasi mereka. Kesulitan mereka juga akan diidentifikasi dan dicarikan solusinya. Sebab itu tadi, rencana besar Bupati Kampar untuk menjadikan Kabupaten Kampar menjadi sentra bawang merah di Sumatera adalah rencana mulia yang musti jadi. Kuncinya tentu semangat masyarakat untuk menjadi petani bawang yang profesional,” katanya. 

Mendengar antusias masyarakat di Tapung Hilir menjadi petani bawang merah, Jefry Noer pun segera memerintahkan Cokro untuk memagangkan para calon petani itu. “Kalau mereka sudah khatam soal seluk beluk bawang merah, segera action di lapangan untuk menjadi petani bawang yang sebenarnya,” ujar Jefry.***(man)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar