• Home
  • Sosial
  • Lima Perintah Gubernur Riau Terkait Percepatan Pelaksanaan APBD 2018

Lima Perintah Gubernur Riau Terkait Percepatan Pelaksanaan APBD 2018

Hadi Pramono Kamis, 28 Desember 2017 18:06 WIB
PEKANBARU - Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman keluarkan lima perintah terkait percepatan pelaksanaan APBD 2018 mendatang. 

Langkah percepatan diambil untuk mendukung dan mengawal agar pelaksanaan APBD 2018 nanti bisa cepat berjalan lebih awal. 

"Ada lima langkah percepatan yang diperlukan untuk mendukung pelaksanaan APBD 2018 lebih awal," dikatakan Kepala Biro Humas Setdaprov Riau Firdaus, Kamis (28/12/17). 

Ke lima perintah yang disiapkan untuk percepatan pelaksanaan APBD 2018 tersebut, yakni meminta segera mengumumkan Rencana Umum Pengadaan (RUP) selambat-lambatnya pada awal bulan Januari 2018. 

Kemudian segerakan masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyiapkan dokumen pelaksanaan anggaran 2018.Kemudian masing-masing OPD juga diminta segera menetapkan Surat Keputusan (SK) pejabat pelaksana APBD 2018. 

Selain itu, secepatnya mengumumkan pengadaan barang dan jasa serta terakhir khusus pekerjaan kontruksi, penandatanganan kontrak dilakukan sebelum 31 Maret 2018.

"Pak Gubernur ingin pelaksanaan anggaran dilakukan secepatnya. Dengan lima langkah ini bisa berjalan dengan benar dan transparan serta bisa lebih optimal lagi dari tahun ini," ujar Firdaus.

Gubri Minta Pelaksanaan Kegiatan APBD 2018 Awal Tahun

Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman minta pelaksanaan kegiatan awal tahun 2018 nanti harus disegerakan. Dengan waktu yang panjang diharapkan, pelaksanaan kegiatan bisa jauh lebih optimal dan berkualitas.

Terlebih jika proses kegiatan yang melalui tahapan pelelangan. Dengan percepatan waktu pelaksanaan kegiatan bisa memperbaiki segala kekurangan.

"Saya sudah sampaikan, kalau bisa memang di awal tahun 2018 sudah jalan supaya kualitasnya bisa meningkatkan dibanding tahun ini," kata Gubernur Riau yang bisa disapa Andi Rachman, usai memimpin rapat evaluasi akhir APBD 2017, Kamis (28/12/17).

Menurut Andi, tidak ada alasan Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) untuk menunda-nunda kegiatan yang semestinya sudah bisa dijalankan. Karena itu, Andi menyatakan akan terus mengingatkan agar pelaksanaan anggaran tetap berjalan dengan baik.

"Kalau diawal tahun kan kita punya waktu lebih longgar daripada terburu-buru nanti semuanya repot, nanti semuanya kena evaluasi lagi," ujarnya. 

Ada pun realisasi fisik terhitung waktu yang masih menyisakan hitungan hari lahi sudah berhasil mencapai 93 persen. Sementara realisasi keuangan sudah 88 persen.

Tingginya realisasi fisik dan keuangan tersebut menurut Andi artinya semua OPD mampu melaksanakan kegiatan program kerjanya dengan baik. 

Hal ini berkat kerja keras semua pihak melaksanakan tanggung jawabnya secara baik dan transparan. "Realisasi diatas rata-rata semua. Artinya semua berjalan semestinya," ujar Andi.

(zik/mcr)
Tags APBDGubernur RiauPemprov Riau
Komentar