Masyarakat Kepulauan Meranti Kecewa dengan Pemadaman Listrik Bergilir
Minggu, 29 Desember 2013 16:13 WIB
SELATPANJANG - Pemadaman listrik bergilir oleh PLN Rayon Selatpanjang cabang Dumai ini telah mengecewakan banyak konsumen di Kepulauan Meranti Provinsi Riau. Jika PLN Rayon Selatpanjang tidak mampu memperbaiki situasi kelistrikan ini, PLN diminta untuk angkat kaki dari Kabupaten termuda di Provinsi Riau itu.
Sebagaimana disampaikan Ketua Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Kabupaten Kepulauan Meranti, Mulyono, Kamis (26/12/2013) siang. Mulyono mengaku sedih dan prihatin terhadap kondisi kelistrikan di Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau. Sejauh ini Ia melihat PLN Rayon Selatpanjang telah mengecewakan konsumen.
"Kita minta konsumen jangan dirugikan. Kalau ada keterlambatan pembayaran, penagihan itu secepatnya dilakukan oleh PLN. Tetapi sekarang kontribusi PLN terhadap konsumen itu apa? sampai saat ini kita lihat malah Pemkab Meranti yang memberi kontribusi ke PLN itu dengan menyiapkan beberapa mesin untuk menanggulangi krisis beban di PLN," kata Mulyono dengan nada kesal.
"Saya berbicara atas nama yayasan lembaga perlindungan konsumen, saya sangat kecewa ke PLN yang sampai saat ini tidak bisa memberikan kontribusi penuh, tidak bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Meranti, saat ini PLN berdiri di Meranti hanya sebagai topeng saja," tambah Mulyono.
Untuk itu, YLPK juga berharap PLN Rayon Selatpanjang atau Direktur PLN harus mengambil kebijakan tegas untuk mengatasi kelistrikan di Meranti. Sebab, pertumbungan ekonomi tanpa didukung PLN akan terhambat, investor di Meranti akan takut.
Selain itu, jika pekerja di PLN Rayon Selatpanjang tidak mampu bekerja dengan baik, YLPK menyarankan agar mereka mundur saja sebab banyak masyarakat Indonesia yang antri untuk mendapatkan pekerja.
Lebih jauh, ungkapan kekesalan pada PLN Rayon Selatpanjang ini, YLPK meminta PLN untuk segera memperbaiki kelistrikan di Meranti, sebab kalau masih tidak bisa, mereka meminta PLN Rayon Selatpanjang untuk angkat kaki saja dari Kepulauan Meranti daripada hadir tapi mengecewakan konsumen.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Doddy Prariyadi, selaku Manejer PLN Rayon Selatpanjang, ketika ditemui sejumlah wartawan, Rabu (18/12/2013) yang lalu mengatakan penyebab pemadaman listrik yang terjadi belakangan ini karena adanya 3 kerusakan, dimana 2 unit mesin sewaan 2 x 900 KW mengalami kerusakan dan 1 unit mesin PLN berkapasitas 800KW sedang dilakukan pemeliharaan.
Doddy mengatakan untuk 1 unit mesin sewaan ditargetkan selesai sekitar satu minggu kedepan dan 1 unit sedang pemeliharaan itu bisa selesai 3 hari kedepan.
"Insyallah mesin milik PLN 3 hari lagi selesai, karena material baru datang pagi ini. Kalau untuk mesin sewaan kurang lebih pengerjaan, seminggu kedepan terhitung dari hari ini," kata Doddy. (Rudy)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

