Nunggu Gubri, Rakernas Apeksi 2014 Molor Dua Jam
Rabu, 21 Mei 2014 10:36 WIB
DUMAI- Pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Seluruh Indonesia (Apeksi) ke-X yang dilaksanakan di Hotel Comfort Dumai molor dua jam.Hal itu disebabkan menunggu kedatangan Gubernur Riau Annas Maamun, sebagai pejabat pembuka rapat tersebut, Rabu (21/5/14).
Pantauan dilokasi, sebelumnya rapat dijadwalkan akan dimulai pukul 09.00 WIB, karena Gubernur Riau Annas Maamun lambat datang, akhirnya rapat bakal dibuka pukul 11.00 WIB. Gubri Annas Maamun datang ke Dumai melalui jalur udara dan turun di Bandara Pinang Kampai.
Sebagai data tambahan, ketika dikomfirmasi Panitia APEKSI, Afrilagan mengakui kekurangan-kekurangan yang dari Kota Dumai menjadi tuan rumah APEKS, namun jauh hari sebelumnya, panitia telah melakukan komfirmasi keseluruh peserta APEKSI untuk mempersiapkan tempat penginapan dan hal yang diperlukan lainnya.
"Khusus untuk Walikota atau yang mewakilinya, sudah kita siapkan tempat penginapan gratis, sementara untuk pendamping tidak bisa digratiskan jadi kita berdayakan rumah warga yang layak untuk dijadikan penginaman," paparnya.
Diakuinya, Kota Dumai adalah kota kecil yang baru berkembang, ditunjuk menjadi tuan rumah APEKSI adalah sebuah tantangan bagi Dumai untuk menjadi kota yang lebih baik lagi.
"Jika hanya ibu kota Provinsi saja yang ditunjuk jadi tuan rumah, kapan kota-kota kecil akan maju, maka dari evan ini menjadi momentum dan pelajaran bagi kota-kota lain," singkatnya.***(din)
Pantauan dilokasi, sebelumnya rapat dijadwalkan akan dimulai pukul 09.00 WIB, karena Gubernur Riau Annas Maamun lambat datang, akhirnya rapat bakal dibuka pukul 11.00 WIB. Gubri Annas Maamun datang ke Dumai melalui jalur udara dan turun di Bandara Pinang Kampai.
Sebagai data tambahan, ketika dikomfirmasi Panitia APEKSI, Afrilagan mengakui kekurangan-kekurangan yang dari Kota Dumai menjadi tuan rumah APEKS, namun jauh hari sebelumnya, panitia telah melakukan komfirmasi keseluruh peserta APEKSI untuk mempersiapkan tempat penginapan dan hal yang diperlukan lainnya.
"Khusus untuk Walikota atau yang mewakilinya, sudah kita siapkan tempat penginapan gratis, sementara untuk pendamping tidak bisa digratiskan jadi kita berdayakan rumah warga yang layak untuk dijadikan penginaman," paparnya.
Diakuinya, Kota Dumai adalah kota kecil yang baru berkembang, ditunjuk menjadi tuan rumah APEKSI adalah sebuah tantangan bagi Dumai untuk menjadi kota yang lebih baik lagi.
"Jika hanya ibu kota Provinsi saja yang ditunjuk jadi tuan rumah, kapan kota-kota kecil akan maju, maka dari evan ini menjadi momentum dan pelajaran bagi kota-kota lain," singkatnya.***(din)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Pendidikan
Hari Pramuka ke-65, Logo dan Tema Resmi 2026
-
Politik
DPRD Riau Masuk Tahap Akhir Penanganan Parisman dan Indra Gunawan
-
Ekbis
BRK Syariah Didorong Jadi Mitra Perbankan Perusahaan di Riau
-
Pendidikan
Keracunan MBG di Dumai, 45 Siswa Dirawat
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda

