Pejabat Kemensos RI Kunjungi Bocah Korban Pengaiayaan Ibu Tiri
Rabu, 25 Desember 2013 18:51 WIB
BANGKINANGKOTA - Kasus penganiyaan yang dialami Adit (6) tahun yang dilakukan ibu tirinya mendapat perhatian khusus dari pihak Kementerian Sosial RI. Seorang pejabatnya langsung datang menengok Adit di ruangan VIP Rumah Sakit Umum Daerah Bangkinang Kabupaten Kampar Rabu (25/12/13).
"Setelah melihat kondisi tubuh Adit yang penuh luka kami dari Kementerian Sosial RI sangat prihatin dengan kasus penganiyaan yang dialami Adit,"terang Kepala Seksi Pengembangan Remaja Direktorat Kesehatan Sosial Anak Kementerian Sosial RI Cup Santo kepada riauterkinicom saat menengok kondisi Adit di RSUD Bangkinang Rabu (25/12/13) siang.
"Dengan kasus ini tentunya dapat menggugah semua pihak dan kami mengucapkan terima kasih kepada pihak LPA Kabupaten Kampar yang telah secara itensif melakukan penanganan untuk kesembuhan Adit,"ucapnya.
Dikatakannya dengan bergulirnya kasus ini tentu perlu dipikirkan juga kedepan bagaimana pengasuhan permanen terhadap Adit.
"Begitu juga pendampingan secara psikolog terhadap Adit, karena dari gambaran fisik saja betapa menderitanya, bagaimana kondisi yang didalam atau kondisi internal secara psikoligisnya dan tentu ini perlu dilakukan pemulihan yang memerlukan waktu yang panjang,"terangnya.
Diterangkannya pihak Kementerian Sosial RI akan terus memantau perkembangan Adit," Kami sudah memiliki petugas di Kampar yang akan terus menginformasikan perkembangan Adit dan langkah-langkah apa saja yang akan kita ambil agar Adit bisa kembali pulih,"tuturnya.***(man)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

