• Home
  • Sosial
  • Penyaluran Raskin Pemkab Inhu Tuntas 100 Persen

Penyaluran Raskin Pemkab Inhu Tuntas 100 Persen

Kamis, 02 Januari 2014 14:13 WIB

RENGAT - Menjelang berakhirnya tahun 2013 sebanyak 12.224 Rumah Tangga Sasaran Penerima Manfaat (RTS-PM) beras miskin (Raskin) sudah menerima 100%.  Realisasi  seratus persen bagi RTS-PM sudah dilakukan pada minggu pertama Desember.

Penerima beras raskin tahun 2013 sebanyak 12.224 RTS menurun dibanding tahun 2012 lalu, yang mencapai 12.224 KK atau berkurang 761 KK.

Demikian disampaikan Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Setda Inhu, Dahjoni kepada sejumlah wartawan di Rengat. 'Untuk penyaluran raskin tahun 2013 sudah tuntas disalurkan awal Desember lalu,' ujarnya.

Dijelaskan Dahjoni, berkurangnya RTS-PM raskin tahun 2013 lebih disebabkan adanya peningkatan perekonomian penerima raskin sebelumnya. Selain itu, sebagian kecil diantaranya juga ada yang pindah ke daerah lain dan meninggal dunia.

Sedangkan untuk tahun 2014 mendatang, bagi kepala keluarga yang layak menerima raskin namun belum terdata sebagai RTS-PM akan dimasukkan dalam program raskin daerah yang dianggarkan melalui APBD Inhu. Saat ini masih dilakukan pendataan oleh pihak kecamatan.

'Saat ini masih dilakukan pendataan oleh pihak kecamatan bagi kepala keluarga yang akan ditetapkan sebagai RTS PM raksin daerah. Sementara anggarannya sudah disiapkan melalui APBD Inhu tahun 2014,' ungkapnya.

Selain itu, pada tahun 2014 mendatang pihaknya akan berupaya memutus panjangnya mata rantai penyaluran raskin. Karena selama ini, penyaluran raskin dari Bulog menuju titik distribus, kemudian diteruskan ke titik bagi dan disampaikan kepada RTS-PM.

Sementara untuk penyaluran tahun 2014 mendatang, dari bulog, raskin akan langsung diteruskan ke titik bagi melalui warung desa, sehingga RTS-PM langsung dapat mengambilnya.

'Penerima raskin sudah dapat mengambil di warung desa dan warung desa tersebut akan dibentuk oleh setiap desa dan kita sudah sampaikan ke masing-masing kecamatan,' jelasnya.***(nur/hrc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar