Petugas Diskes Pekanbaru Antisipasi Penyakit Pasca Banjir
Senin, 16 Desember 2013 14:18 WIB
PEKANBARU - Legislator Kota Pekanbaru, Riau, mengatakan aparat Dinas Kesehatan setempat harus dapat mengantisipasi penyakit pascabanjir yang melanda lima kecamatan di wilayah ini akibat hujan dan meluapnya Sungai Siak.
"Petugas Dinas Kesehatan harus tanggap, jangan menunggu adanya laporan tapi jemput bola ke lokasi banjir," kata anggota DPRD dari Komisi IV DPRD Pekanbaru Darnil di Pekanbaru, Senin.
Menurut Politisi Partai Hanura itu bahwa penyakit pascabanjir akan menyerang warga, maka perlu antisipasi segera.
Darnil mengatakan aparat tidak boleh diam melainkan melakukan pengecekan ke lokasi banjir lalu berkoordinasi dengan aparat kelurahan setempat.
Bahkan petugas Dinas Kesehatan Pemkot Pekanbaru bersama aparat Puskesmas membantu warga yang menjadi korban banjir.
Banjir yang melanda Kota Pekanbaru sejak 12 hari terakhir ini merendam ribuan rumah penduduk dengan ketinggian air 60 cm hingga 1,2 meter.
Penyebab banjir akibat curah hujan tinggi belakangan ini dan meluapnya Sungai Siak dan sejumlah anak sungai lainnya.
Namun warga yang rumahnya terendam banjir terdapat di Kecamatan Rumbai, Payung Sekaki, Rumbai Pesisir, Tenayan Raya dan Marpoyan Damai.
Sedangkan korban banjir yang terparah terdapat di Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai Pesisir dan di Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai.
Aparat Pemkot Pekanbaru melalui dinas sosial dan dinas kesehatan setempat membangun posko pelayanan medis dan mendirikan dapur umum untuk membantu warga.***(ant)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

