RPTC Dinsos Riau Rawat Balita Hilang
Selasa, 06 Mei 2014 12:29 WIB
PEKANBARU - Malang benar nasib Intan (3) tahun. Bocah perempuan ini tidak tahu harus kemana. Menurutnya, dia ditinggal kakaknya bernama Wanti di pasar buah sendirian, kemarin malam.
Beruntung, petugas kepolisian menemukannya yang kini sudah menyerahkan ke Rumah Perlindungan dan Trauma Center (RPTC) Dinsos Provinsi Riau.
"Saat ini Intan dititipkan di RPTC, sementara sebelum ada keluarganya yang menjemput kita pelihara, kita didik," kata petugas RPTC Dinsos Riau Aminah, Selasa (6/514).
Intan sendiri kepada wartawan tidak menuturkan bahwa ayahnya bernama Ujang, sedangkan ibunya bernama Iyen. Dia menyebut, bahwa dia berasal dari Padang, Sumatera Barat.
Intan juga sempat menyebutkan, bahwa dirinya sempat disuruh oleh kakaknya bernama Wanti tersebut untuk meminta uang kepada orang-orang.
Terlihat dari pipi Intan terlihat bekas luka cubitan. Menurutnya, luka itu karena dicubit Wanti.
"Kami belum tahu apakah kakaknya bernama Wanti memang kakanya betulan atau tidak. Dugaan sementara kami Intan ini karena eksploitasi anak yang sengaja ditempatkan di tempat-tempat keramaian," ungkap Aminah.***(mok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

