• Home
  • Sosial
  • Sekko Dumai Buka Sosialisasi Wawasan Kebangsaan Kesbangpolinmas

Sekko Dumai Buka Sosialisasi Wawasan Kebangsaan Kesbangpolinmas

Selasa, 24 September 2013 16:05 WIB

DUMAI, RIAUHEADLINE.COM- Kantor Kesatuan Bangsa, Politik, dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolmas) Kota Dumai, menggelar kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan bagi oragnisasi wanita. Kegiatan ini sendiri dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Dumai, Said Mustafa di ballroom Hotel Comfort Jalan Jendral Sudirman Dumai, Selasa (24/9/13).

Sekko Dumai dalam sambutanya mengatakan, dengan terbitnya Peraturan Perundang-Undangan yang mengakomodir keikutsertaan kaum wanita secara luas dalam kancah perpolitikan, maka sudah sepantasnyalah wawasan tentang kebangsaan ini harus terus mendapatkan perhatian yang serius. Ditambah dengan konstribusi kaum wanita faktanya memang menghujam lekat sejak dulu pada saat pergerakan kemerdekaan Indonesia sedang tumbuh dan berkembang. 

"Maka dari itu, mari kita tingkatkan partisipasi wanita, guna mendukung kemajuan bangsa. Karena, saat ini peran kaum wanita sebagai salah satu komponen bangsa dalam kerangka wawasan kebangsaan guna mencapai masyarakat adil dan makmur tidak dapat lagi kita pinggirkan," ungkap Said Mustafa.
 
Dikatakan Said, sebagaimana diketahui wawasan kebangsaan terdiri dari 2 (dua) kata yaitu ‘wawasan’ dan ‘kebangsaan’. Secara etimologi istilah wawasan berarti hasil, tinjauan, pandangan dan dapat juga berarti konsepsi cara pandang. Wawasan kebangsaan dapat juga diartikan sebagai sudut pandang atau cara memandang yang mengandung kemampuan seseorang atau kelompok orang untuk memahami keberadaan jati diri sebagai suatu bangsa.

"Dalam memandang diri dan bertingkah laku sesuai dengan falsafah hidup bangsa dalam lingkungan internal dan eksternal. Wawasan kebangsaan menentukan cara suatu bangsa mendayagunakan kondisi geografis Negara, sejarah, sosio-budaya, ekonomi dan politik serta pertahanan keamanan dalam mencapai cita-cita dan menjamin kepentingan nasional," jelas Said Mustafa.
 
Dijelaskan dia, wawasan kebangsaan menentukan cara bangsa menempatkan diri dalam tata hubungan dengan sesama bangsa dan dalam pergaulan dengan bangsa-bangsa lain di dunia internasional. Nilai-nilai wawasan kebangsaan antara lain penghargaan terhadap harkat dan martabat sebagai makhluk Tuha Yang Maha Kuasa, tekat bersama untuk berkehidupan yang bebas.

"Wawasan Kebangsaan Indonesia dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia berkembang dan mengkristal dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia membentuk Negara Indonesia yang tercetus pada waktu diikrarkan Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 1928 sebagai tekad perjuangan yang merupakan konvensi nasional tentang pernyataan eksistensi bangsa Indonesia yang satu nusa, satu bangsa dan menjunjung bahasa persatuan bahasa Indonesia," pungkasnya.***(die)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar