Seorang Penderita ISPA di Pelalawan Meninggal Dunia
Rabu, 05 Maret 2014 12:14 WIB
PANGKALANKERINCI - Kabut asap di Provinsi Riau benar-benar telah menjelma menjadi bencana. Tak sekedar menyebabkan gangguan kesehatan, tetapi juga menyebabkan seorang penderita ISPA di Pelalawan meninggal.
Bencana kabut asap sejak tiga pekan terakhir ini, yang melanda kabupaten Pelalawan memakan korban jiwa. Adalah A (41) warga Rantau Baru Kecamatan Pangkalan Kerinci menghembuskan nafas terakhir setelah mendapat perawatan di RSUD Selasih Pangkalan Kerinci.
Demikian diungkapkan Plt Dirut RSUD Selasih didampingi Kabid Pelayanan Medik, dr. Suria Kencana kepada riauterkini, Rabu (5/3/14). Menurutnya pasien ini dirujuk RSUD Selasih awal Februari 2014. Setelah mendapat perawatan selama lima hari, nyawa pasien tidak tertolong.
Disebutkannya, pasien ini, sebelumnya perna menderita sakit kanker paru dan pneumonia. "Sebelumnya sipasien juga perna menderita kanker paru dan pneumonia. Namun lantaran kabut asap melanda, menyebabkan sipasien menderita Ispa," katanya.
"Tidak itu saja kanker paru-parunya kembli kambuh. Setelah dirawat lima hari meninggal," papar Suria seraya mengatakan penyakit Ispa tersebut yang memicuh penyakit lama si pasien tersebut.
Sementara itu ditambahkannya, untuk RSUD Selasih Pangkalan Kerinci mencatat perakhir bulan Februari sudah menangani penyakit yang ditimbulkan oleh kabut asap yakni, berjumlah sebanyak 72 kasus.
Ada empat kriteria penyakit yang ditimbulkan oleh kabut asap ini, yakni, Ispa, Pnemonia, Asma dan Konjungtivitas.***(febri)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

