• Home
  • Sosial
  • Walikota Dumai Tinjau Jembatan-Pendidikan dan Objek Wisata

Walikota Dumai Tinjau Jembatan-Pendidikan dan Objek Wisata

Jumat, 14 Oktober 2016 20:39 WIB
DUMAI - Walikota Dumai Drs H Zulkifli As MSi meninjau pembangunan jembatan di Kelurahan Bagan Keladi Kecamatan Dumai Barat, Jumat (14/10). 

Jembatan yang dibangun selama 3 tahun itu merupakan penghubung akses jalan di 2 kelurahan Bagan Keladi kecamatan Dumai Barat dan Bangsal Aceh Kecamatan Sungai Sembilan.

Jembatan tersebut dianggarkan sejak tahun 2014, 2015 dan menghabiskan anggara sebesar Rp.21,6 Milyar. Pada tahun 2015 pemerintah kembali menganggarkan pembangunan proyek jembatan tersebut sebesar Rp.8,1 Milyar. 

Dilanjutkan pada tahun ini 2016 pemko Dumai kembali menganggarkan pembangunan sebesar Rp.13,7 Milyar.

Walikota Dumai mengatakan, pada tahun Desember 2016 ini pengerjaan siap 100%, namun sekarang dalam tahap pengerjaan APBD 2016 ini merupakan lanjutan tahun ketiga Anggaran APBD sebesar Rp.13,7 Milyar.

“Ini finisih terakhir, berdasarkan peninjauan proyek sudah berjalan 60%, mudah-mudahan tidak ada hambatan bulan Desember sudah selesai 100%.” Ujar Zul As saat dikonfirmasi Wartawan di sela peninjauan tersebut.

Dengan terbangungnya jembatan itu nantinya, lanjut Wako, justru bisa di gunakan masyarakat umum, dimana jembatan penghubung kedua kelurahan itu dapat menjadi jalan alternarif ke parit kitang Kecamatan Sungai Sembilan.

“Apa yang terbangun ini kiranya dapat berdampak besar untuk pelayanan masyarakat mempermudah masyarakat, dengan adanya akses jembatan kiranya dapat mendorong perkembangan ekonomi masyarakat," katanya.

Sebelum melaksanakan penijauan tersebut, Walikota Dumai juga menijau Sekolah SMA 2 Kota Dumai, disana wako berserta rombongan meninjau guna meningkatkan mutu pendidikan dalam bentuk sistim IT.

Tidak samapai disana, usai melaksanakan kunjungan jembatan, Zul As melanjutkan menijau kondisi pariwisata masyarakat di Jalan Steel Purnama, Kecamatan Dumai Barat.

Ia meninjau pembangunan turap yang di bangung dengan mengunakan dana APBD Provinsi Riau. 

"Dengan adanya turap yang dibangun dengan dana provinsi ini agar tidak terjadi abrasi, ya berharap mudah-mudahan ini dilakukan setiap tahun," tutur Zul As.

Di tambahkan, pengelolaan pariwisata dilakukan oleh BUMD, sehingga potensi pariwisata PAD seutuhnya dikelola oleh perusahaan daerah.

"Pemerintah tidah boleh mengelola pariwisata, maka PAD pariwisata dikota Dumai dikelola oleh BUMD, kita pemerintah tentu sangat mendukung perkembangan wisata dikota Dumai," ucapnya.

Kata dia, pariwisata yang dimiliki daerah ini nantinya diharapkan juga ada Icon di lokasi pariwisata itu sendiri, misalnya Icon sampan layar lancang kuning, dan ini tentu terlebih dahulu dikomunikasikan dengan LAMR Dumai.

(rdk/rdk)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar