Warga Dumai Mengeluh, Listrik Padam di Saat Asap Pekat
Senin, 03 Maret 2014 13:04 WIB
DUMAI - Masyarakat wilayah Kota Dumai mengeluhkan pemadaman listrik yang dilakukan pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) di saat musibah kebakaran hutan dan lahan dan menimbulkan kabut asap tebal. Pasalnya, warga saat ini banyak yang menggunakan kipas angin untuk mengurangi kabut asap yang masuk kedalam rumahnya.
"Jelas kami kecewa dengan layanan yang diberikan PLN Dumai. Sudah jelas saat ini musim kabut asap, banyak warga menggunakan kipas angin untuk menanggulangi asap masuk kedalam rumah. Apalagi saya ini memiliki anak kecil seperti ini," keluh Tia Novita, warga jalan Jeruk Kelurahan Rimbasekampung Kecamatan Dumai Kota kepada wartawan, Senin (3/3/14) jelang siang ini.
Dikatakan dia, pemadaman listrik ini sudah berlangsung satu jam dan belum hidup juga sampai sekarang. Terpaksa pihaknya menggunakan kipas tanggan untuk menghalau kabut asap yang masuk ke dalam rumahnya. Karena kondisi kabut asap di Dumai sangat tebal dan masuk ke masing-masing rumah penduduk.
Sementara GM PLN Rayon Dumai Romel ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan, pemadaman listrik ini terjadi di wilayah Duri Kabutpaten Bengkalis. Pihaknya sendiri belum mengetahui apa penyebab dan kendala pemadaman diwilayah Kota Dumai ini sendiri.
"Penyebab pemadaman karena ada kendala di Duri. Kita masih mencari informasi terhadap masalah ini. Yang jelas permasalah ini, terjadi dari Duri untuk mensuplai wilayah Kota Dumai. Kita juga belum bisa memastikan berlangsung berapa lama pemadaman listrik ini," ujarnya singkat.
Sebagai data tambah, wilayah Kota Dumai saat ini seperti kota mati. Ketebalan kabut asap sudah sangat tebal. Aktivitas di jalan raya sangat tidak nampak, kendati kebayakan warga yang masih melakukan aktivitasnya di luar rumah. Pemerintah sendiri masih mengharapkan dukungan dari semua pihak untuk menangani masalah kebakaran hutan dan lahan hingga menimbulkan kabut asap tebal.***(adi)
"Jelas kami kecewa dengan layanan yang diberikan PLN Dumai. Sudah jelas saat ini musim kabut asap, banyak warga menggunakan kipas angin untuk menanggulangi asap masuk kedalam rumah. Apalagi saya ini memiliki anak kecil seperti ini," keluh Tia Novita, warga jalan Jeruk Kelurahan Rimbasekampung Kecamatan Dumai Kota kepada wartawan, Senin (3/3/14) jelang siang ini.
Dikatakan dia, pemadaman listrik ini sudah berlangsung satu jam dan belum hidup juga sampai sekarang. Terpaksa pihaknya menggunakan kipas tanggan untuk menghalau kabut asap yang masuk ke dalam rumahnya. Karena kondisi kabut asap di Dumai sangat tebal dan masuk ke masing-masing rumah penduduk.
Sementara GM PLN Rayon Dumai Romel ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan, pemadaman listrik ini terjadi di wilayah Duri Kabutpaten Bengkalis. Pihaknya sendiri belum mengetahui apa penyebab dan kendala pemadaman diwilayah Kota Dumai ini sendiri.
"Penyebab pemadaman karena ada kendala di Duri. Kita masih mencari informasi terhadap masalah ini. Yang jelas permasalah ini, terjadi dari Duri untuk mensuplai wilayah Kota Dumai. Kita juga belum bisa memastikan berlangsung berapa lama pemadaman listrik ini," ujarnya singkat.
Sebagai data tambah, wilayah Kota Dumai saat ini seperti kota mati. Ketebalan kabut asap sudah sangat tebal. Aktivitas di jalan raya sangat tidak nampak, kendati kebayakan warga yang masih melakukan aktivitasnya di luar rumah. Pemerintah sendiri masih mengharapkan dukungan dari semua pihak untuk menangani masalah kebakaran hutan dan lahan hingga menimbulkan kabut asap tebal.***(adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

