• Home
  • Sosial
  • Warga Kecewa 18 Perusahaan Industri Tak Bantu Air Bersih

Warga Kecewa 18 Perusahaan Industri Tak Bantu Air Bersih

Selasa, 28 Januari 2014 15:13 WIB

DUMAI - Sebanyak  18 perusahaan industri di areal PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I Cabang Dumai memiliki CSR untuk membantu kebutuhan air bersih bagi warga Kelurahan Dumai Kota Kecamatan Dumai Kota.

Namun janji tersebut nampaknya tak lagi ditepati. Kondisi itu membuat warga yang tinggal di Gang. Mawar dan Gang Tenaga Kelurahan Dumai Kota kecewa, sebab mereka akhirnya terpaksa membeli air bersih untuk kebutuhan memasak.

"Sudah lama air bersih tak lagi di pasok perusahaan. Semenjak hari raya Idul Fitri kemarin, baru sekali diantar," kesal Elizon, seorang warga yang tinggal di Kelurahan Dumai Kota, kepada sejumlah awak media, Selasa (28/1/14) 

Keterangan yang berhasil dihimpun menyebutkan, Aliansi Masyarakat Dumai Kota pernah melakukan aksi demo ke PT Pelindo Dumai. Mereka minta agar  perusahaan di areal PT Pelindo Dumai peduli terhadap masyarakat lingkungan termasuk untuk kebutuhan air bersih.

Soalnya jika sebelumnya air hujan masih bisa ditampung untuk keperluan masyarakat, kini tak bisa lagi lantaran atap rumah mereka sudah ditutupi debu. Kala itu Komite Perusahaan Industri Areal Pelindo Dumai sepakat menyalurkan CSR untuk membantu kebutuhan air bersih untuk masyarakat. 

Sejumlah poli tank  ditempatkan di sejumlah gang, termasuk gang Mawar dan Gang Tenaga. Namun, janji untuk membantu kebutuhan air bersih tersebut ternyata tidak berlangsung lama dan tidak  direalisasikan dengan baik. Buktinya dua poli tank yang ditempatkan di Gang Mawar sudah sejak lama kosong tak berisi air bersih.

Sesuai pantauan wartawan di Gang Mawar, dua poli tank warga merah  lumayan besar terlihat berdiri disamping  rumah Ely. Sekitar 18 nama-nama perusahaan yang tergabung dalam Komite Perusahaan Industri Areal PT Pelindo tertulis di poli tank tersebut . “Tanki sudah kosong, kami terpaksa beli air bersih,” sesalnya.

Informasi lain yang didapat menyebutkan, sebelumnya yang mengelola air bersih tersebut adalah Manager PT Naga Mas P Tarigan. Namun setelah Tarigan  pindah ke Belawan Sumatera Utara (Sumut), pasokan air bersih untuk masyarakat jadi terkendala. Kondisi itu membuat warga Kelurahan Dumai Kota kecewa.***(die)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar