Zulhusni Domo: FPI Bukan Organisasi Anarkis
Minggu, 29 Desember 2013 17:21 WIB
PANGKALANKERINCI - Front Pembela Islam (FPI) bukanlah organisasi anarkis. Selama ini, apa yang dilihat dan disaksikan diberabagi media adalah suatu bentuk pengkondisian dari musuh-musuh Islam dan juga pembodohan terhadap umat Islam.
Karena itu, para pengurus diharapkan untuk dapat memmberikan serta merubah paradigma umat bahwa FPI adalah organisasi umat islam yang membawa Rahmat bagi seluruh umat, tetapi FPI juga tidak memberikan toleransi terhadap berbagai bentuk kemaksiatan dan kedzoliman.
Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua Majelis Tanfidz DPW-FPI Pelalawan, Ustadz Zulhusni Domo, saat melantik Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Front Pembela Islam (FPI) Kabupaten Pelalawan di Markas FPI yang berlokasi di terminal lama, kemarin.
Pada kesempatan tersebut, dirinya mengajak kepada Ir Syauqi Shahab yang terpilih sebagai Ketua DPD FPI Pelalawan beserta jajaran pengurus untuk konsisten menjalankan syariat Islam sebagai Rahmatan Lil Alamiin.
"Kita harus memberikan pemahaman serta merubah paradigma umat bahwa FPI bukanlah organisasi yang anarkis, tapi FPI adalah organisasi umat Islam yang membawa rahmat bagi seluruh umat. Tapi kita tak akan memberikan toleransi terhadap kemaksiatan dan kedholiman yang ada di daerah ini," tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPD FPI Pelalawan, Ir Syauqi Shahab, saat ditanya soal program kerja ke depannya mengatakan bahwa pihaknya telah merancang program kerja yakni pembinaan akhlak remaja di Kabupaten Pelalawan. Bekerja sama dengan Aparat penegak hukum dalam memberantas tidak ada yang berbau kemaksiatan serta menertibkan tempat-tempat hiburan yang ada di daerah ini.
"Kita akan lakukan pembinaan akhlak pada generasi muda di daerah ini, karena jik akhlak sudah rusak maka akan rusak lah semuanya. Apalagi saat ini, pergaulan bebas pun sudah meruyak di derah ini," tegasnya.
Namun dalam pemberantasan maksiat itu, sambungnya, jelas pihaknya tidak akan melakukan perbuatan anarkis yang dapat merusak sesamanya. Pasalnya, untuk pemberantasan itu pihaknya akan melakukan kerjasama dengan aparat kepolisian.
"Kita harapkan masyarakat yang ada di daerah ini juga dapat mendukung pemberantasan segala hal yang berbau maksiat dan kedzoliman,"katanya.
Hadir dalam pelantikan tersebut Ketua IKADI Pelalawan, Ketua MDI Pelalawan, IKMI Pelalawan, tokoh masyarakat T Kamaruzaman dan beberapa paguyuban lainnya serta para undangan. (Jhon)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kecelakaan Kapal Pekerja Migran di Pulau Rupat, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Pendidikan
Hari Pramuka ke-65, Logo dan Tema Resmi 2026
-
Politik
DPRD Riau Masuk Tahap Akhir Penanganan Parisman dan Indra Gunawan
-
Ekbis
BRK Syariah Didorong Jadi Mitra Perbankan Perusahaan di Riau
-
Pendidikan
Keracunan MBG di Dumai, 45 Siswa Dirawat
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?

