Menkominfo Dalami Iklan Twitter Diduga Pornografi
Senin, 08 Juni 2015 21:56 WIB
JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara mengatakan sudah bertemu dengan Vice President Twitter, Colin Crowell terkait iklan-iklan resmi (promoted tweet) dari Twitter yang ternyata berisikan konten dan link-link ke situs nudity (ketelanjangan) dan pornografi.
"Saya udah ketemu sama dia (Colin Crowell), mereka mengatakan yang promosi itu taken out, yang dilaporkan sedang diteliti satu per satu. Kalau memang benar mengandung itu, mereka akan delete," ujarnya saat ditemui di sela-sela acara RAKORNAS Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (08/06).
Sebagaimana diketahui, pihak Kemkominfo telah mengidentifikasi berdasarkan dari laporan masyarakat tentang iklan-iklan resmi dari Twitter yang mengandung pornografi.
"Ada 400 Akun yang kita minta untuk perlu diteliti twitter. Jadi ada dua, satu akun yang mengandung nudity ada 415, kemudian ada akun-akun yang mempromosikan ke konten pornografi. Misalnya ada akun ABC yang isinya browse ini, ternyata web tersebut isinya adalah pornografi," paparnya.
Konten nudity dan pornografi jelas melanggar aturan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Eletronik dan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.
(rdk/mdk)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Tekno
Stiker Porno Banyak Beredar di Aplikasi Telegram
-
Nasional
Video TKW Jadi Korban Asusila Viral di Media Sosial
-
Hukrim
Demi Sewa Rumah, Anak Ingusan Jual Diri Lewat Situs Bigo Live
-
Hukrim
Polresta Pekanbaru Tangkap Mucikari Prostitusi Online
-
Hukrim
Polda Riau Gulung 4 Mucikari Oline Penjual Gadis Bertarif Murah
-
Tekno
Jaman Sudah Edan, Muncul Bisnis Sewa Pacar di Indonesia

