Mencelup Mosil, Tradisi Unik Masyarakat Meranti Bakal Dipermak
Minggu, 20 April 2014 14:49 WIB
SELATPANJANG - Mencelup Mosil, Berburu Mentarang dan Mandi Sapo di sejumlah Tasik adalah segelintir dari banyak aktifitas yang memiliki keunikan di Kabupaten Kepulauan Meranti.
"Tradisi ini rencananya akan dikemas dan diberi sentuhan agar menarik minat para wisatawan," ungkap Sekretaris Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kepulauan Meranti, H Ismail Arsyad saat berbincang-bincang dengan sejumlah awak media belum lama ini.
Sebagai Kabupaten termuda di Provinsi Riau, Kata H Ismail, Kepulauan Meranti memililiki kekayaan alam yang alami dan beragam potensi wisata andalan yang perlu dikembangkan, namun hal tersebut belum bisa di kemas dengan baik, karna dalam pengembangan sektor pariwisata saat ini, masih dalam tahap mencari jati diri.
"Untuk sektor pariwisata, kita memang masih terus menggali potensi di daerah ini dan masih dalam proses mencari jati diri, kemana pariwisata Meranti akan diarahkan, ke alam atau bahari, atau kombinasi kedua-duanya, ini yang masih kita gali,"Ujarnya.
Menurutnya, kalau disegi wisata alam, Kepulauan Meranti masih terkendala sarana dan prasarana yang belum memadai, sementara disisi lain, Kepulauan Meranti juga memiliki keunikan budaya dari nenek moyang yang masih lestari yang mempunyai nilai yang bearti bagi menarik para wisatawan.
Ia juga menyebutkan, objek wiaata yang akan ditampilkan tersebut, tertama disasarkan untuk menarik wisatawan domestik dan masyarakat meranti sendiri agar peduli dengan wisata.***(rud)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

