• Home
  • Advertorial
  • RSUD Dumai Permudah Layanan Kesehatan Melalui Sistem Online

RSUD Dumai Permudah Layanan Kesehatan Melalui Sistem Online

Advertorial Senin, 29 April 2019 18:03 WIB
DUMAI - Dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan secara maksimal dan sejalan dengan program pemerintah daerah maka tahun 2019 ini Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Dumai menerapkan sistem online pada setiap pelayanan.

Terobosan sistem online bertujuan memberikan kemudahan pelayanan ke masyarakat dan sekaligus menjawab keluhan dari keluarga pasien yang selalu antre lama setiap bertransaksi di RSUD Kota Dumai.

Direktur RSUD Kota Dumai dr Ferianto, mengatakan seluruh pelayanan di RSUD secara bertahap akan diterapkan secara online diantaranya proses pendaftaran, pengambilan obat, atau ruang inap untuk pasien dan beberapa pelayanan lain.

"Dengan sistem online layanan RSUD ini, tentu akan lebih maksimal terhadap masyarakat. Contoh untuk pendaftaran pemeriksaan kesehatan masyarakat tidak perlu lagi ngantre berjam-jam atau datang ke RSUD pada subuh hari, tetapi pasien bisa langsung mendaftar dengan sistem online melalui Aplikasi khusus yang akan disediakan RSUD Dumai," jelasnya.
Begitu pula, kata Ferianto untuk mengetahui jumlah ruang rawat inap kosong, masyarakat bisa langsung mengecek mana saja ruangan yang masih kosong mulai dari VIP, VVIP, kelas 3, 2 dan 1.

"Dengan sistem online ini, RSUD membuka seluas luasnya keterbukaan informasi untuk masyarakat terkait pelayanan, yang mungkin selama ini dikeluhkan oleh masyarakat. Bahkan dengan sistem online, tentu akan menambah kuota untuk jumlah pasien berobat dibeberapa spesialis yang selama ini dibatasi hanya sedikit," ungkapnya.

Ferianto berharap dengan sistem ini layanan RSUD dapat lebih baik lagi dari tahun ketahun. Pendaftaran sistem online ini juga diharapkan dapat mengurangi jumlah antrean pasien. Terlebih banyak pasien yang mengantre sejak subuh padahal loket pendaftaran belum buka.

"Manfaat aplikasi ini adalah memudahkan pelayanan pendaftaran, pasien tidak perlu datang ke rumah sakit untuk mengantre daftar, namun bisa dilakukan dari manapun melalui  handpone dan bisa langsung mendaftar. Pasien bisa datang ke Rumah Sakit disaat akan melakukan pemeriksaan atau mendapat pelayanan dokter yang dituju," ujarnya.

Sementara Walikota Dumai Zulkifli AS menyambut baik dengan adanya penerapan sistem online yang dilakukan Rumah Sakit Umum Daerah Kota Dumai kepada masyarakat dalam rangka mempermudah pelayanan kesehatan.

"RSUD Dumai adalah rumah sakit  yang menjadi rujukan pelayanan kesehatan masyarakat dari berbagai daerah. Karenanya rumah sakit dituntut untuk memberikan pelayanan yang bermutu yang berorientasi pada kepuasan masyarakat," katanya.
Sejalan dengan berkembangnya pelayanan kesehatan swasta, kata Zulkifli AS, harus menjadi pertimbangan dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan milik pemerintah daerah. Peningkatan mutu pelayanan kesehatan tersebut tidak lepas dari peningkatan sarana dan prasarana, sistem atau aturan serta sumber daya manusia yang dimiliki Rumah Skait.

"Untuk menunjang hal tersebut selain penyediaan fasilitas sarana dan prasarana, salah satunya juga adalah membuat aplikasi online guna memberikan pelayanan yang lebih efisien. Hal itu akan sangat membantu dalam meningkatkan mutu pelayanan pada masyarakat," ujarnya.

Orang nomor satu di Kota Dumai ini mengapresiasi terobosan yang dilakukan oleh pihak manajemen RSUD Kota Dumai, hal tersebut merupakan salah satu dari program kerja dalam mewujudkan pelayanan yang prima kepada masyarakat Kota Dumai.

"Saya harapkan dengan adanya program pendaftaran online ini bisa memudahkan masyarakat ketika akan berobaat ke rumah sakit," pungkas Zulkifli AS kepada awak media baru-baru ini. 

Komitmen Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Dumai merupakan rumah sakit yang menjadi rujukan program BPJS bukan hanya untuk masyarakat Dumai saja, akan tetapi juga untuk melayani wilayah Pulau Rupat, Bengkalis dan juga Rokan Hilir. 
Maka seiring dengan itu rumah sakit umum pelat merah ini terus melakukan peningkatan pelayanan, termasuk memberikan pelayanan pemasangan ring untuk sakit jantung.

Demikian disampaikan Direktur RSUD Dumai, dr Ferianto. "Sakit jantung merupakan salah satu penyakit yang banyak penderitanya, penanganannya pun harus cepat dan tepat jika terlambat bisa berakibat fatal, untuk itu kami di RSUD Dumai terus meningkatkan pelayanan insyaallah tahun depan kami sudah bisa melayani pemasangan ring untuk sakit jantung," ungkanya.

Tidak itu saja, cuci darah sudah sejak beberapa tahun lalu sudah bisa dilakukan di RSUD Dumai. Bahkan sejumah teroboson baru juga akan dilakukan di RSUD ini. Mulai dari peningkatan pelayanan hingga pemasangan ring untuk sakit jantung. 
"Sudah ada anggaran untuk melakukan diagnosis centre, seperti periksa darah, ronsen, scaning dan lainnya dilakukan dalam satu tempat. Jika ini sudah dilakukan, maka RSUD Dumai sudah bisa mengimbangi Rumah Sakit yang ada di Malaka," kata Ferianto.

Terkait pelayanan terhadap pasien, meskipun melayani kabupaten tetangga, Ferianto mengklaim RSUD ini masih mampu menampung pasien, apalagi telah diresmikan ruang RSUD lantai III. Artinya ada 300 tempat tidur belum lagi yang VIP, VVIP juga ICU.

Saat ini di RSUD 30 kepala ruangan yang bertugas menyelenggarakan berbagai kegiatan pekerjaan ditujukan untuk keperluan rumah sakit, sedangkan untuk perawatan medis ada 61 dokter dan spesialis, terdiri atas 35 dokter spesialis, 25 dokter umum dan 2 dokter gigi, ditambah juga 320 perawat dan 100 tenaga kebidanan.

(Advertorial)

Tags Pemko DumaiRSUD Dumai
Komentar