• Home
  • Ekbis
  • Bupati Meranti Gembira Harga Sembako Masih Stabil

Bupati Meranti Gembira Harga Sembako Masih Stabil

Kamis, 24 Juli 2014 09:59 WIB

SELATPANJANG - Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan MSi, mengaku senang karena harga kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako) di Pasar Kota Selatpanjang masih relatif stabil. Untuk lebaran, jumlah stok sembako juga mencukupi.
 
"Alhamdulillah menjelang lebaran nanti stok sembako kita masih cukup, dan harga juga masih stabil," kata Bupati Irwan, saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di gudang beras dan Pasar Sandang Pangan Selatpanjang, kemarin.
 
Dari hasil sidak itu Bupati mendapati bahwa dalam perkiraan hingga lebaran Idul Fitri 1435 Hijriyah nanti, stock kebutuhan Sembako untuk Kabupaten Kepulauan Meranti masih mencukupi, sehingga kecil kemungkinan terjadinya kelangkaan.
 
"Memang ada beberapa komoditi lainnya yang mengalami kenaikan harga, hanya saja tidak terlalu signifikan, namun juga ada yang mengalami penurunan harga," ujarnya.
 
Dalam kesempatan itu, Bupati juga berbincang-bincang dengan para pedagang. Dari informasi pedagang, bupati terlihat sangat senang karena daya beli masyarakat lebaran tahun ini cukup baik, sehingga penghasilan jualan para pedagang juga mengalami peningkatan.
 
Kepala Dinas Perindagkop UKM Kepulauan Meranti, Syamsuar Ramli yang turut mendampingi Bupati saat sidak di pasar Sandang Pangan dan pelabuhan Tanjung Harapan, kemarin, mengatakan dari beberapan komoditi, ada yang naik dan ada juga yang turun.
 
Dirincinya, Harga gula kelapa pada minggu pertama bulan ramadan Rp 15.000 perkilogram, kemudian pada minggu ke III mengalami kenaikan menjadi Rp 17.000 perkilogram. Cabe kering tidak bertangkai harga perkilonya Rp 30.000 naik menjadi Rp 36.000. Bawang merah mengalami kenaikan dari Rp 26.000 menjadi Rp 28.000 perkilogram.
 
Meski demikian, ada beberapa barang kebutuhan pokok lain yang harganya masih stabil, seperti gula pasir bertahan pada harga Rp 11.000 perkilogram. Cabe kering Bertangkai  harga Rp 26.000, Bawang Putih Rp 18.000.
 
Harga ayam ras turun. Pada minggu terakhir ramadan ini menjadi Rp 25.000 ribu, padahal minggu ketiga perkilonya mencapai Rp 28.000.
 
Sedangkan harga Beras dari minggu ke I, II, III dan memasuki minggu ke IV, masih stabil. Seperti beras belida Rp 11.000 perkilogram, Aroma Rp 11.500 perkilogram, Gelombang Cinta Rp 11.000, Putri Desa Rp 11.500, Bayi terbang Rp 10.000, SLA 3, Rp 8.500 dan beras ladang korea Rp 9.000.
 
Sementara itu, harga daging sapi hingga kini masih bertahan di harga Rp 120.000, daging  beku Rp65.000 perkilonya, ayam potong dari 40.000 perkilonya turun menjadi Rp 34,000. Ayam Kampung mengalami kenaikan dari Rp 54.000 menjadi Rp 60.000 perkilogramnya.***(fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Ekbis
Komentar