• Home
  • Ekbis
  • Dampak Negatif Akibat Stok Elpiji 12 Kg Berkurang

Dampak Negatif Akibat Stok Elpiji 12 Kg Berkurang

Minggu, 02 Februari 2014 19:11 WIB

BAGANSIAPIAPI - Berkurangnya jatah stok tabung gas elpiji untuk Kabupaten Rokan Hilir khususnya di kecamatan Bangko, mengakibatkan dampak negarif bagi masyarakat Bagansiapiapi.

Kadis Disperindag Drs H. Herman Tambusai MS,i saat di wawancarai mengatakan, kekurangan jatah tabung gas elpiji yang berukuran 12 Kg dari Pertamina sangat berdampak kurang baik masyarakat awam. 

"Kita ketahui, saat ini tabung gas elpiji yang berukurang 12 Kg sangat minim stoknya. Di tambah lagi jatah tabung gas elpiji untuk Kabupaten Rokan Hilir yang berada di pertamina sudah berkurang," katanya.

Akibatnya, banyak sejumlah warung makan dan pedagang kaki lima menjadi korbannya. Pasalnya warga yang tadinya menggunakan gas 12 kilogram berganti menggunakan tabung gas 3 kilogram.

"Kita ketahui masyarakat Rokan Hilir saat ini sudah mulai beralih mengunakan tabung gas elpiji. Tetapi sebelumnya masyarakat kita masih mengunakan minyak tanah, kini mayarakat kita sudah beralih mengunakan tabung gas elpiji," jelasnya. 

Masyarakat yang berada di Kota Bagansiapaipai ini Kami sudah meminta kepada pihak pertamina tabung gas elpiji subsidi sebanyak 170.000  tabung gas Lpg ternyata pihak pertamina hanya memberi 86000 tabung gas elpiji.

"Dengan demikian mengakibatkan 84ribu kk yang dirugikan kelangkaan tabung gas elpiji 5 kg atau 12 kg,dengan kelangkaan tabung gas elpiji tersebut agen tabung gas elpiji pun menaikkan harga Pihak agen sudah kami kirim surat teguran yang pertama," jelasnya.

"Untuk itu saya berharap kepada pertamina di harapkan dapat menambahkan kembali jatah stok tabung gas elpiji yang berukuran 12 Kg, untuk kabupaten Rokan Hilir," harapnya.

Ditambah lagi, dua minggu yang lalu, Dinas Perindustrian dan perdagangan sudah mengirim surat kepada Pertamina. Agar dapat menambah jatah tabung gas elpili untuk kabupaten Rokan Hilir. (Karyadi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Ekbis
Komentar