• Home
  • Ekbis
  • Disperindag Pekanbaru Dituding Lepas Tangggungjawab

Pengecer Gas Ilegal Menjamur,

Disperindag Pekanbaru Dituding Lepas Tangggungjawab

Jumat, 17 Oktober 2014 13:08 WIB

PEKANBARU - Lembaga Perlindungan Konsumen (LPK) Riau mendesak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru menindak tegas pengecer nakal yang membuat harga gas elpiji 3 kilogram langka dipasaran.

Hal ini diungkapkan Ketua LPK Riau, Rizal Furdail kepada wartawan, Jumat (17/10/2014). Menurutnya, selama ini persoalan kelangkaan dan kenaikan harga gas 3 kilogram dipasaran disebabkan beberapa faktor.

Bahkan, pihaknya sudah melakukan survey dan pematauan dilapangan, banyak ditemukan pengecer yang tidak terdaftar dengan leluasa mendapatkan stok gas tiga kilo dijual dengan harga beragam.

"Ada beberapa faktor kelangkaan dan kenaikan harga ini. Kita sudah konfirmasikan ini langsung ke Disperindag. Mereka bilang sudah tahu bahwa pengecer yang direkomendasikan itu hanya 194 pengecer saja, sementara fakta yang kami temukan dilapangan justru ada sekitar 800 sampai 900 pengecer yang menjual gas tiga kilo ini,"tandasnya.

Celakanya kata Rizal, fakta ini tidak ditindaklanjuti Disperindag dengan tidandakan tegas."Disperindag tidak merespon ini dengan tindakan. Hanya sekedar mengawasi saja, tapi tidak ada aksi nyata,"tuturnya.

Padahal kata Rizal, sesuai dengan peraturan, terdapat regulasi khusus untuk para pengecer gas tiga kilo ini. 

"Regulasinya sudah ada. ada beberapa item yang harus dipenuhi. Misalnya tiap pengecer harus menyiapkan timbangan untuk tabung, bak air untuk mengecek kebocoran dan beberapa syarat lainnya. Tapi Disperindag justru tidak pernah tegas soal aturan ini,"cetusnya.

Jika sudah begini sambung Rizal, tentu akan memudahkan para spekulan untuk bermain. 

"Kalau regulasi ini banyak dilanggar, siapa yang menjamin ketersediaan gas tiga kilo ini dipasaran. Pangkalan tidak bisa meredam pembelian oleh pengecer ini, ya harus diperindag yang bertindak," tandasnya.***(hrc-din)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Ekbis
Komentar