BEM Riau Ingin Wagub Benar-benar Memiliki Kapabilitas
Jumat, 17 Oktober 2014 13:10 WIB
PEKANBARU - Pasca ditetapkannya Anas Maamun sebagai tersangka kasus suap alih fungsi hutan di Kuansing oleh KPK, Arsyadjuliandi Rachman berhak menduduki kursi Gubernur Riau secara Defenitif.
Dia juga akan memiliki wakil gubernur (Wagub) nantinya. Bahkan bisa jadi 2 orang wakil mendampingi karena diberlakukannya UUD Otonomi daerah yang baru.
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Riau meminta para wakil gubernur tersebut nantinya, haruslah dari generasi muda yang benar-benar memiliki kapabilitas dan berkompetensi. Demikian disampaikan oleh Demisioner Koordinator Pusat Bem se-Riau, Yusroni Tarigan.
"Sebagai generasi muda, kami dari Bem se-Riau mengingkan sosok pemimpin di Riau yang benar-benar memiliki kapabilitas, pemimpin muda yang benar-benar berkompetisi, memiliki akhlak yang baik, bisa mengayomi seluruh masyarakat," ungkap Yusroni Tarigan, Jumat (17/10/2014).
Katanya lagi, dengan terlibatnya Gubernur Riau Anas Maamun dalam kasus suap, tentunya ini menjadi catatan sejarah yang buruk untuk Riau. Untuk ketiga kalinya pula pemimpin di Riau yang bertandang ke dalam penjara.
Oleh karnanya patut kembali dilihat apa sebenarnya permasalahan kepemimpinan yang mendera bangsa ini, Riau tercinta khususnya. "Etika dan Moralitas kah ? Rekruitmen kader ? Sistem atau teknis pengkaderan yang salah atau apa??!", tanyanya.
"Kepada partai politik sebagai instrumen penyelenggara pemerintah tentunya kepada SDM partai mampu menetapkan kader yang benar-benar memiliki moral dan etika yang baik, profesional, kapabel dan loyalitas utk mensejahterakan masyarakat Riau dengan kekuasaan yang dimiliki bukan menjadi kaum feodal atau penjahat kemanusiaan (Korupsi)," tukasnya lagi.
Ke depannya, tentu setelah dapat titik terang permasalahan Gubernur Riau Annas Maamun, apakah ditetapkan sebagai terdakwa atau dalam proses hukum ditetapkan bersalah, tentunya Plt Gubernur Riau sekarang Arsyadjuliandi akan menduduki kursi Gubernur Riau secara defenitif.
"Tentu akan ada wakil gubernur Riau yang baru, harapan kita kepada partai politik yang akan mengusulkan calon wakil Gubernur Riau untuk priode 2014-2019, dalam hal ini Partai Golkar, berdasarkan undang-undang harus bener-benar orang yang memiliki kapabilitas. Melayani rakyat bukan minta dilayani, memiliki semangat kerja dan visioner," ulangnya.***(hrc-din)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Pendidikan
Hari Pramuka ke-65, Logo dan Tema Resmi 2026
-
Politik
DPRD Riau Masuk Tahap Akhir Penanganan Parisman dan Indra Gunawan
-
Ekbis
BRK Syariah Didorong Jadi Mitra Perbankan Perusahaan di Riau
-
Pendidikan
Keracunan MBG di Dumai, 45 Siswa Dirawat
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda

